Advertorial

DPRD Samarinda Soroti Kualitas Pertumbuhan Ekonomi, Dorong Kembangkan Sektor UMKM

POJOKNEGERI.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan ekonomi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025.

Meski pertumbuhan ekonomi daerah menunjukkan tren positif, DPRD menilai distribusi manfaatnya belum merata di seluruh lapisan masyarakat.

Wakil Ketua Pansus LKPJ, Abdul Rohim, menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh hanya berfokus pada tingginya angka pertumbuhan ekonomi.

Ia meminta agar struktur ekonomi yang menopang pertumbuhan tersebut turut dianalisis secara mendalam.

“Kita tidak boleh hanya melihat dari permukaan. Kita harus pastikan apakah fondasinya kuat atau tidak,” kata Abdul Rohim.

Dalam forum tersebut, pansus mengkaji berbagai indikator strategis, seperti laju pertumbuhan ekonomi, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita, hingga rasio gini.

Legislatif juga menilai indikator-indikator tersebut penting untuk melihat sejauh mana pertumbuhan ekonomi memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ketergantungan Sektor Dinilai Berisiko

Abdul Rohim mengungkapkan bahwa perekonomian Kota Samarinda saat ini masih bertumpu pada beberapa sektor dominan, seperti konstruksi, perdagangan besar, dan pertambangan.

Ia menilai ketergantungan ini dapat menimbulkan risiko besar terhadap stabilitas ekonomi daerah.

“Kalau struktur ekonominya tidak beragam, ketika satu sektor terganggu, dampaknya bisa langsung terasa luas,” pungkasnya.

Dorong Penguatan UMKM dan Pariwisata

Dalam pembahasan, DPRD mendorong pemerintah daerah untuk mengembangkan sektor UMKM, pariwisata, dan pertanian. Abdul Rohim menilai sektor-sektor tersebut memiliki potensi besar dalam menciptakan pemerataan ekonomi dan membuka lapangan kerja baru.

“Jangan sampai hanya beberapa sektor yang dominan, sementara yang lain tertinggal jauh. Ini bisa memicu ketimpangan,” tandasnya.

Ia menambahkan bahwa distribusi sektor yang lebih merata akan membantu menekan kesenjangan ekonomi di masyarakat sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi daerah dalam jangka panjang.

(Adv/dprdSmd)

Back to top button