Advertorial

DPRD Samarinda Dorong Sistem Portal Parkir Teras Samarinda II untuk Optimalkan PAD

POJOKNEGERI.com – Penataan kawasan Teras Samarinda terus mendapat perhatian. Salah satu aspek yang dinilai perlu diperkuat adalah pengelolaan kantong parkir, khususnya di kawasan Teras Samarinda II yang berada di sekitar Masjid Raya Darussalam dan Pasar Pagi.

DPRD Kota Samarinda mendorong pemerintah menerapkan sistem parkir berbasis portal di kawasan tersebut. Sistem ini dinilai mampu menghadirkan pengelolaan parkir yang lebih tertib, transparan, dan mudah diawasi.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Jasno, menilai penggunaan teknologi dalam pengelolaan parkir dapat menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD).

Portal Perkuat Pengawasan Retribusi

Selama ini, sistem parkir manual masih mengandalkan pencatatan dan pengawasan petugas di lapangan. Pola tersebut dinilai memiliki celah yang dapat membuat penerimaan retribusi tidak tercatat secara maksimal.

Melalui sistem portal, pemerintah dapat mencatat kendaraan yang masuk dan keluar secara lebih terukur. Data transaksi juga dapat menjadi dasar pengawasan sehingga potensi kebocoran penerimaan daerah bisa ditekan.

“Kalau mengandalkan orang saja bisa terjadi kebocoran. Jadi harus sistem portal agar pendapatan dari sektor tersebut terpantau,” kata Jasno.

Menurutnya, penerapan sistem tersebut sebaiknya sudah dirancang sejak awal pengelolaan parkir Teras Samarinda II. Dengan demikian, pemerintah tidak perlu menunggu munculnya persoalan baru kemudian melakukan pembenahan.

Kantong Parkir Strategis dan Mudah Dijangkau

Jasno melihat kawasan Masjid Raya Darussalam dan Pasar Pagi memiliki potensi besar sebagai kantong parkir pendukung Teras Samarinda II.

Lahan yang tersedia cukup luas, terutama untuk menampung sepeda motor. Letaknya juga relatif strategis sehingga masyarakat dapat menjangkaunya dengan lebih mudah.

“Dua lokasi tersebut cukup luas dan letaknya juga lebih dekat bagi masyarakat dibandingkan kantong parkir yang tersedia di Teras Samarinda Tahap I,” ujar Jasno.

Ketersediaan kantong parkir yang mudah dijangkau menjadi bagian penting dalam membangun kawasan publik yang nyaman. Pengunjung tidak hanya membutuhkan tempat untuk memarkir kendaraan, tetapi juga akses pejalan kaki yang aman dan nyaman menuju lokasi tujuan.

Belajar dari Persoalan Parkir Teras Samarinda I

Jasno juga mengingatkan pemerintah agar persoalan yang muncul pada pengelolaan parkir Teras Samarinda I menjadi bahan evaluasi.

Jarak kantong parkir resmi yang cukup jauh serta kondisi trotoar yang belum optimal membuat sebagian pengunjung memilih lokasi parkir alternatif.

Sejumlah kendaraan bahkan terparkir di sisi kanan dan kiri kawasan kantor Gubernur, termasuk di sekitar Indomaret yang berada di seberang Teras Samarinda.

“Akhirnya masyarakat parkir sembarangan di kanan kiri kantor Gubernur seperti di Indomaret dan sebelahnya. Seharusnya akses untuk jalan kaki diperbaiki, agar masyarakat nyaman,” jelas Jasno.

Menurutnya, pemerintah perlu mengintegrasikan penataan parkir dengan perbaikan jalur pedestrian. Ketika masyarakat memperoleh akses parkir yang dekat dan nyaman, potensi munculnya parkir liar dapat diminimalkan.

Libatkan Pengelola Lokal

Penerapan sistem portal di kawasan Masjid Raya Darussalam juga perlu memperhatikan keberadaan masyarakat yang selama ini mengelola parkir secara swadaya.

Jasno meminta pemerintah tidak mengabaikan peran pengelola lokal. Pemerintah perlu membangun skema kerja sama yang jelas agar modernisasi sistem parkir tetap memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan ialah penerapan mekanisme bagi hasil yang disepakati secara adil oleh seluruh pihak.

“Parkir di kawasan Masjid Raya Darussalam selama ini dikelola secara swadaya oleh masyarakat. Karena itu, pemerintah perlu menyiapkan pola kerja sama yang jelas. Jika sistem portal diterapkan, mekanisme bagi hasil juga harus disusun secara adil agar masyarakat yang selama ini mengelola parkir tetap mendapatkan manfaat,” pungkas Jasno.

(Advdprdsmd)

Back to top button