Advertorial

Perkuat Database Alat Berat, Bapenda Kaltim Bidik Potensi Pajak yang Belum Tercatat

POJOKNEGRI.com – Bapenda Kalimantan Timur memperkuat basis data alat berat yang digunakan perusahaan di wilayah tersebut untuk memastikan seluruh potensi penerimaan pajak dapat teridentifikasi.

Penguatan database dilakukan melalui pemeriksaan terpadu terhadap perusahaan pertambangan, perkebunan, dan kehutanan.

Kabid Pajak Daerah Bapenda Kaltim Lora Sari mengatakan pendataan menjadi salah satu tugas utama Tim Terpadu Pendataan dan Pengawasan Pendapatan Daerah.

Menurut dia, tim tidak hanya memeriksa kewajiban pembayaran pajak, tetapi juga memastikan data wajib pajak dan objek pajak tercatat dengan baik.

“Dalam tim terpadu kita melakukan pemeriksaan kepatuhan administrasi untuk melakukan pendataan wajib pajak dan objek pajak, memperoleh, melengkapi dan menatausahakan data objek pajak atau wajib pajak,” kata Lora.

Hingga September 2026, sebanyak 762 perusahaan telah diperiksa.

Dalam pemeriksaan itu, Bapenda menemukan 5.891 unit alat berat yang selama ini belum terdata secara optimal.

Alat berat tersebut ditemukan beroperasi di lingkungan perusahaan pertambangan dan sektor usaha lainnya.

Dengan pendataan tersebut, Bapenda memperkirakan terdapat potensi penerimaan pajak alat berat sekitar Rp49,2 miliar.

Lora mengatakan data hasil pemeriksaan selanjutnya akan menjadi bagian dari proses pemutakhiran basis data perpajakan daerah.

“Jadi dengan dilakukannya pemeriksaan secara terpadu dan secara menyeluruh ini kita bisa melakukan pemetaan terhadap badan usaha-badan usaha besar yang melakukan usaha di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Penguatan database juga dilakukan terhadap kendaraan perusahaan.

Bapenda mencatat terdapat sekitar 1.600 kendaraan milik perusahaan yang masih menggunakan pelat nomor di luar Kalimantan Timur.

Perusahaan yang diperiksa telah menyatakan komitmen untuk melakukan balik nama kendaraan menjadi pelat KT.

Menurut Lora, langkah tersebut menjadi bagian dari optimalisasi penerimaan daerah sekaligus memastikan kendaraan yang digunakan badan usaha di Kaltim tercatat dalam sistem daerah.

(advbapendakaltim)

Back to top button