Advertorial

Hasil TKA 2026 Jadi Sorotan, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan Kualitas Pendidikan

POJOKNEGERI.com – DPRD Samarinda terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kota Tepian. Salah satu perhatian yang saat ini menjadi sorotan adalah hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 yang memperlihatkan capaian siswa pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia masih berada pada level yang perlu mendapat perhatian bersama.

Melalui fungsi pengawasan dan pengawalan kebijakan publik, DPRD Samarinda menilai hasil TKA tersebut dapat menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah dalam memperkuat kualitas pembelajaran, khususnya pada kemampuan dasar literasi dan numerasi yang menjadi fondasi pendidikan.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie, mengatakan bahwa pemerintah perlu melakukan evaluasi secara komprehensif untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi capaian siswa pada dua mata pelajaran tersebut. Menurutnya, langkah tersebut penting agar kebijakan yang diambil ke depan benar-benar menjawab kebutuhan pendidikan di lapangan.

Berdasarkan data TKA 2026, rata-rata nilai Matematika pada jenjang SD tercatat 42,41 dan Bahasa Indonesia 60,14. Sementara pada jenjang SMP, rata-rata nilai Matematika berada di angka 40,34 dan Bahasa Indonesia mencapai 60,83.

Menanggapi hasil tersebut, Komisi IV DPRD Samarinda mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk tidak hanya berfokus pada angka statistik, tetapi juga melakukan identifikasi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi sekolah dalam proses pembelajaran.

“Data ini perlu menjadi bahan evaluasi bersama. Yang terpenting adalah mencari tahu apa yang menjadi kendala sehingga capaian siswa pada Matematika dan Bahasa Indonesia belum optimal,” ujar Novan.

Sebagai lembaga yang membidangi pendidikan, Komisi IV DPRD Samarinda memandang kemampuan berhitung dan berbahasa sebagai keterampilan dasar yang harus dikuasai peserta didik sejak dini. Kedua kompetensi tersebut tidak hanya berpengaruh terhadap prestasi akademik, tetapi juga menjadi bekal penting dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja di masa depan.

Karena itu, DPRD Samarinda menilai upaya peningkatan kualitas pendidikan harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, sekolah, tenaga pendidik, hingga masyarakat.

Novan menjelaskan bahwa rendahnya capaian akademik siswa tidak bisa serta-merta dikaitkan dengan perubahan kurikulum. Menurutnya, materi dasar Matematika dan Bahasa Indonesia telah menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan nasional selama bertahun-tahun dan terus diajarkan pada seluruh jenjang pendidikan.

Sebaliknya, ia melihat perlunya perhatian lebih terhadap aspek pendukung proses belajar mengajar, termasuk ketersediaan tenaga pendidik yang memadai serta peningkatan kompetensi guru. Kehadiran guru yang berkualitas dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran.

“Yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana memastikan kebutuhan guru terpenuhi dan kualitas pembelajaran terus meningkat. Dengan begitu, siswa dapat memperoleh pendampingan belajar yang lebih optimal,” katanya.

Selain itu, DPRD Samarinda juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan berbagai program pendidikan. Setiap kebijakan yang diterapkan perlu mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan daerah agar pelaksanaannya berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi peserta didik.

Melalui pengawasan yang dilakukan Komisi IV, DPRD Samarinda berkomitmen untuk terus mendukung berbagai upaya peningkatan mutu pendidikan. Hasil TKA 2026 diharapkan dapat menjadi momentum evaluasi sekaligus langkah awal dalam memperkuat kemampuan literasi dan numerasi siswa sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

“Kami berharap hasil ini menjadi bahan perbaikan bersama. Fokusnya bukan mencari siapa yang salah, tetapi menemukan solusi yang tepat agar kualitas pendidikan dan kemampuan dasar siswa dapat terus meningkat,” pungkas Novan.

(*/ADVdprdsmd)

Back to top button