Internasional

Trump Klaim Selat Hormuz Segera Dibuka, AS Siapkan Tekanan Militer Jika Negosiasi Gagal

POJOKNEGERI.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan optimistis Selat Hormuz akan segera kembali dibuka setelah Washington melanjutkan pembicaraan dengan Iran.

Di sisi lain, Trump juga mengeluarkan peringatan keras bahwa Amerika Serikat siap mengambil langkah militer apabila jalur pelayaran strategis tersebut tetap ditutup.

Dalam keterangannya kepada Fox News saat melakukan kunjungan ke California, Trump mengatakan proses negosiasi dengan Iran menunjukkan perkembangan yang positif.

Menurutnya, Teheran memiliki keinginan untuk mencapai kesepakatan yang dapat mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.

“Kami sedang melakukan pembicaraan yang sangat baik,” kata Trump kepada media Fox News selama kunjungannya ke California. Dia menegaskan bahwa Iran sangat ingin mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik selama berbulan-bulan.

Ancam Serangan Besar

Meski mengedepankan jalur diplomasi, Trump menegaskan pemerintahannya tidak akan ragu menggunakan kekuatan militer jika Iran gagal membuka kembali Selat Hormuz. Ia menyebut pembukaan jalur tersebut sebagai kepentingan yang tidak bisa ditawar.

“Selat akan segera dibuka, atau mereka akan dihantam sangat keras dan kemudian Selat akan dibuka,” kata Trump.

Trump bahkan mengklaim Amerika Serikat telah menyiapkan respons militer dalam skala besar apabila negosiasi tidak membuahkan hasil.

“Kami akan [melakukan] serangan besar-besaran, yang terbesar sejak Perang Dunia II,” tambahnya.

Trump juga menggambarkan suasana komunikasi antara kedua pihak. Menurutnya, Iran akhirnya meminta untuk melanjutkan dialog setelah meningkatnya tekanan.

“Lalu mereka menelepon saya dan berkata dengan sangat sopan, ‘Tolong, bisakah kita bicara? Bisakah kita bicara?'”

“Dan saya berkata, ‘Ya, kita bisa bicara. Mari kita selesaikan, akhirnya. Mari kita selesaikan,” cetus Trump.

Pemerintah AS Optimistis Kesepakatan Tercapai

Sementara itu, Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent menyampaikan optimisme serupa. Ia mengatakan pemerintah AS berpeluang mencapai kesepakatan dengan Iran dalam waktu dekat untuk membuka kembali Selat Hormuz.

“Kami sedang bernegosiasi dengan Iran, dan saya pikir ada kemungkinan kami dapat mencapai kesepakatan hari ini atau besok untuk membuka selat dan bergerak menuju posisi yang lebih normal dalam konflik ini,” kata Bessent pada Selasa (4/8) dalam wawancara dengan CNBC.

Menurut Bessent, pembukaan Selat Hormuz akan memberikan dampak positif terhadap stabilitas pasar energi global. Ia mengungkapkan masih banyak kapal yang menunggu kesempatan untuk kembali melintasi jalur pelayaran tersebut.

“Meskipun situasinya masih agak genting dalam beberapa hari terakhir, kami telah melihat cukup banyak kapal yang berlayar bahkan sekarang,” kata Bessent.

Ia menambahkan, normalisasi aktivitas pelayaran diyakini akan membantu menstabilkan harga energi yang sempat bergejolak akibat konflik.

“Jadi, saya memperkirakan harga energi akan kembali stabil, yang, seperti yang saya katakan, akan baik untuk seluruh dunia,” imbuhnya.

(*)

Back to top button