Advertorial

Wali Kota Andi Harun Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Perencanaan Berkualitas

POJOKNEGERI.com – Wali Kota Samarinda, Andi Harun membuka secara resmi kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 Kota Samarinda.

Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Arutala Kantor Bapperida Samarinda pada Rabu (1/4/2026) siang.

Pemerintah Kota Samarinda mengusung tema “penguatan ekonomi dan tata kelola pemerintahan berbasis SDM serta infrastruktur yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan” dalam forum strategis tersebut.

Tema ini menjadi landasan arah pembangunan kota ke depan agar lebih adaptif terhadap tantangan dan kebutuhan masyarakat.

Libatkan Berbagai Unsur Pemangku Kepentingan

Panitia menghadirkan berbagai unsur penting dalam Musrenbang ini, mulai dari Forkopimda, DPRD, perangkat daerah, akademisi, dunia usaha, hingga perwakilan masyarakat. Pemerintah juga telah melaksanakan seluruh rangkaian tahapan sebelumnya secara berjenjang, dimulai dari tingkat kecamatan hingga forum lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menyusun perencanaan pembangunan yang partisipatif dan inklusif.

Dengan demikian, setiap program yang dirumuskan diharapkan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat Samarinda.

Tekankan Perencanaan Berkualitas dan Berdampak Nyata

Dalam sambutannya, Andi Harun menegaskan pentingnya menghasilkan perencanaan pembangunan yang berkualitas dan berdampak nyata.

Ia menyebut Musrenbang sebagai forum strategis yang menentukan arah pembangunan Kota Samarinda ke depan.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar tidak menjadikan Musrenbang sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, forum ini harus menjadi momentum konsolidasi visi pembangunan yang fokus, tuntas, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.

“Musrenbang harus melahirkan perencanaan yang berkualitas, bukan sekadar memenuhi prosedur formal,” tegasnya.

Dorong Perencanaan Berbasis Data dan Prioritas

Lebih lanjut, Andi Harun mendorong seluruh perangkat daerah untuk mengubah paradigma pembangunan.

Ia meminta menerapkan evidence-based planning atau perencanaan berbasis data dalam setiap penyusunan program.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya prinsip money follow priority program. Melalui pendekatan ini, pemerintah harus memprioritaskan program-program yang memiliki dampak terukur dan signifikan terhadap masyarakat.

Menurutnya, disiplin dalam penganggaran menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan. Setiap program yang diusulkan harus benar-benar penting, relevan, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa dokumen RKPD memiliki kekuatan hukum yang mengikat. Oleh karena itu, seluruh program yang akan masuk dalam APBD 2027 wajib mengacu pada dokumen tersebut.

“Perbaiki perilaku anggaran. Danai yang benar-benar prioritas,” tegas Andi Harun.

Melalui pelaksanaan Musrenbang RKPD 2027 ini, Andi Harun berharap seluruh pemangku kepentingan mampu merumuskan program-program prioritas yang konkret dan tepat sasaran. Ia ingin hasil Musrenbang tidak hanya berhenti pada dokumen perencanaan, tetapi juga dapat diimplementasikan secara efektif.

(ADV/Diskominfo SMD)

Back to top button