POJOKNEGERI.com – Pemerataan akses pendidikan tidak hanya bergantung pada ketersediaan sekolah, tetapi juga kemudahan siswa dan tenaga pendidik mencapai lokasi belajar.
Persoalan inilah yang mendorong Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, menyoroti kondisi jalan menuju Loa Kumbar, Kelurahan Loa Buah, yang masih membutuhkan pembenahan.
Puji menilai, pemerintah perlu memperhatikan kondisi infrastruktur di kawasan tersebut agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah dan aman. Jalan yang sebagian masih berupa tanah, memiliki medan terjal, serta berdekatan dengan jurang menjadi tantangan bagi warga, termasuk anak-anak yang hendak mengakses fasilitas pendidikan.
“Warga sangat mengharapkan peningkatan jalan yang menghubungkan Loa Buah dengan Loa Kumbar agar akses transportasi mereka menjadi lebih baik,” kata Puji.
Ia menjelaskan, sebagian ruas jalan memang telah mendapat pengecoran. Namun, sejumlah titik masih membutuhkan penanganan lebih lanjut agar kondisi jalan dapat menunjang mobilitas masyarakat secara optimal. Pemerintah juga perlu mempertimbangkan karakteristik geografis setempat saat menyusun rencana pembangunan.
Menurut Puji, perbaikan akses jalan memiliki keterkaitan erat dengan pemerataan pelayanan dasar. Infrastruktur yang memadai dapat membantu siswa dan tenaga pendidik menempuh perjalanan menuju sekolah, sekaligus memudahkan warga menjangkau fasilitas publik lainnya.
“Keberadaan jalan yang layak sangat dibutuhkan untuk menunjang kegiatan warga, terlebih bagi anak-anak yang harus menempuh perjalanan untuk memperoleh pendidikan,” ujarnya.
Melalui perhatian terhadap persoalan ini, DPRD Samarinda menekankan pentingnya pembangunan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga di kawasan dengan akses terbatas. Pemerintah perlu menyesuaikan penanganan infrastruktur dengan kebutuhan lapangan, tingkat kesulitan medan, serta aspek keselamatan pengguna jalan.
Perencanaan yang tepat diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas akses secara bertahap. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memperoleh kemudahan mobilitas, tetapi juga kesempatan yang lebih baik untuk menjangkau pendidikan dan pelayanan dasar.
Puji berharap pemerintah terkait menindaklanjuti aspirasi warga melalui koordinasi dan perencanaan sesuai kewenangan masing-masing. Ia menilai, perhatian terhadap akses menuju Loa Kumbar menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan pembangunan yang lebih merata di Kota Samarinda.
“Semoga akses menuju Loa Kumbar mendapat perhatian dan pembenahan sehingga warga bisa lebih mudah mencapai sekolah maupun berbagai fasilitas pelayanan publik,” pungkasnya.
(advdprdsmd)




