Politik
Sedang tren

Golkar Bongkar Susunan Fraksi di DPR, Sejumlah Pimpinan Komisi Berganti

POJOKNEGERI.com – Partai Golkar merombak susunan keanggotaan Fraksi Golkar di DPR RI, mulai dari jajaran pimpinan fraksi hingga alat kelengkapan dewan (AKD).

Sekretaris Jenderal Partai Golkar sekaligus Ketua Fraksi Golkar DPR RI, Muhammad Sarmuji, mengungkapkan perubahan tersebut dalam acara pengarahan ketua umum di kantor DPP Partai Golkar, Selasa (18/8).

Sarmuji mengatakan, fraksi telah mengumumkan perubahan susunan pimpinan dalam rapat paripurna DPR RI.

“Saya ingin melaporkan pada teman-teman juga rekan-rekan fraksi bahwa ada perubahan susunan pimpinan fraksi, per hari ini sudah diumumkan di rapat paripurna,” ujar Sarmuji.

Perubahan itu tertuang dalam surat Fraksi Golkar tertanggal 14 Agustus tentang Penetapan Susunan Keanggotaan AKD dari FPG DPR RI.

Salah satu perubahan terjadi pada posisi Sekretaris Fraksi Golkar. Fraksi kini menunjuk Gde Sumarjaya Linggih untuk menduduki posisi tersebut. Ia menggantikan Sari Yuliati yang baru saja mendapat posisi sebagai Wakil Ketua DPR RI menggantikan Adies Kadir.

Perubahan Pimpinan Komisi

Golkar juga mengubah sejumlah posisi pimpinan komisi. Di Komisi II DPR RI, Agun Gunanjar Sudarsa kini menggantikan Zulfikar Arse sebagai Wakil Ketua Komisi II.

Sementara itu, Daniel Mutaqien Syafiuddin mengisi posisi Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang sebelumnya kosong.

Perubahan cukup signifikan terjadi di Komisi X. Golkar mencopot Hetifah Sjaifudian dari posisi Ketua Komisi X dan memindahkannya menjadi anggota Komisi VII yang membidangi sosial dan keagamaan. Fraksi kemudian menunjuk Agung Widyantoro sebagai Ketua Komisi X.

Sarmuji Akui Perombakan Tak Mudah

Sarmuji mengakui proses perombakan tidak berjalan mudah. Ia menyebut sejumlah kader memiliki kedekatan dengan pengurus pusat maupun organisasi pendiri Golkar, seperti MKGR, Kosgoro, dan Soksi.

“Jadi pokoknya ngeri-ngeri sedap sekarang ini. Padahal ketua fraksinya masih sekjen, kalau ketua fraksinya bukan sekjen lebih pusing lagi itu. Jadi saya sampaikan laporan ini sekaligus minta perlindungan pada Ketua Umum ini,” kata Sarmuji di hadapan Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia.

Perombakan tersebut menunjukkan upaya Golkar menata kembali komposisi kadernya di DPR RI sekaligus memperkuat koordinasi fraksi dengan struktur partai.

(*)

Back to top button