POJOKNEGERI.com – Keputusan Cristiano Ronaldo mengakhiri perjalanan bersama tim nasional Portugal menjadi sorotan publik sepak bola.
Di tengah berbagai spekulasi mengenai alasan di balik keputusannya, nama pelatih Portugal, Jorge Jesus, ikut terseret. Hubungan yang dikabarkan kurang harmonis antara keduanya disebut-sebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi masa depan CR7 bersama Selecao das Quinas.
Namun, Jesus menegaskan dirinya tidak memiliki tanggung jawab atas keputusan besar yang diambil kapten Portugal tersebut.
Ia mengaku menghormati pilihan Ronaldo dan tidak merasa bersalah meskipun situasi di antara mereka sempat menjadi perhatian.
Ronaldo sebelumnya telah mengumumkan keputusannya untuk tidak lagi memperkuat Portugal. Namanya pun tidak tercantum dalam daftar pemain yang disiapkan untuk agenda internasional terbaru.
Keputusan tersebut sekaligus menandai berakhirnya perjalanan panjang salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Portugal.
Dalam keterangannya yang dikutip ESPN, Jesus mengakui bahwa dirinya mungkin sempat membuat situasi berkembang lebih cepat.
Meski demikian, ia membantah menjadi penyebab Ronaldo meninggalkan tim nasional.
“Tidak, mungkin saya membuat situasi jadi terburu-buru, tetapi bukan karena saya. Itu ada di kepalanya soal lebih banyak atau lebih sedikit panggilan [ke timnas Portugal,” kata Jesus dikutip dari ESPN.
“Kami juga membicarakannya beberapa kali. Dan jika itu terjadi. Tidak, saya tidak merasa bersalah atas kepergiannya. Saya menghormati keputusannya,” ucapnya melanjutkan.
Jorge Jesus Sempat Siapkan Pemanggilan Ronaldo
Menariknya, Jesus mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya masih membuka pintu bagi Ronaldo untuk kembali mengenakan seragam Portugal.
Bahkan, ia sudah memiliki rencana untuk memasukkan nama pemain berusia 41 tahun tersebut dalam agenda tim nasional pada FIFA Matchday November 2026.
“Saya pikir dia akan kembali. Saya bermaksud untuk memanggilnya,” ujar Jesus terkait agenda Portugal dalam UEFA Nations League pada FIFA Matchday November 2026.
Jesus menilai keputusan Ronaldo untuk mengakhiri karier internasional harus mendapatkan penghormatan. Ia juga mengingatkan publik agar tidak melupakan besarnya kontribusi sang megabintang terhadap sepak bola Portugal.
“Dia merasa ini saat yang tepat untuk pergi, dan itu harus dihormati. Kita tidak boleh mengabaikan apa yang dia inginkan untuk Portugal, kontribusinya untuk negara ini, atau fakta bahwa dia adalah simbol bagi para pemain muda,” tuturnya.
Pernyataan Jesus memperlihatkan bahwa pintu pemanggilan Ronaldo sebenarnya masih terbuka sebelum sang pemain menentukan pilihannya sendiri. Kini, Portugal harus menatap agenda internasional berikutnya dengan lembaran baru tanpa sosok yang selama bertahun-tahun menjadi andalan mereka.
(*)




