Anggaran Mitigasi Bencana Belum Dipatok, Purbaya Tunggu Perhitungan BNPB

00:00 / 04:32 1×
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Foto: Dok. Pojoknegeri
Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

POJOKNEGERI.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa belum menetapkan besaran tambahan anggaran untuk mitigasi bencana.

Pemerintah masih menunggu perhitungan kebutuhan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebelum menentukan tambahan dana yang akan diberikan.

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

Purbaya mengatakan Kementerian Keuangan akan menyesuaikan anggaran berdasarkan kebutuhan yang diajukan instansi terkait.

Menurutnya, BNPB memiliki kewenangan untuk menghitung kebutuhan pendanaan mitigasi bencana.

“Nanti kita tingkatkan sesuai permintaan, kan BNPB yang hitung,” kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2026).

Tunggu Pengajuan BNPB

Purbaya menyebut pemerintah belum menerima perhitungan kebutuhan tambahan anggaran dari BNPB. Karena itu, Kementerian Keuangan belum dapat menentukan nominal dana yang perlu disiapkan.

“Nanti kita lihat seperti apa perhitungan BNPB. Kan sekarang saya belum terima,” ujarnya.

Prabowo Mau Tambah Anggaran Mitigasi Bencana

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto  menegaskan pentingnya memperkuat mitigasi bencana mengingat tingginya risiko bencana alam di Indonesia.

Prabowo mengatakan pemerintah akan meningkatkan alokasi anggaran untuk mitigasi bencana secara signifikan.

Menurutnya, kondisi geografis Indonesia yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire membuat pemerintah harus meningkatkan kesiapsiagaan.

“Negara yang berada di lingkaran api the ring of fire membawa kita untuk kita harus siap menghadapi keadaan seperti ini setiap saat,” kata Prabowo dalam rapat terbatas penanganan bencana alam dengan kepala daerah secara virtual, Senin (7/9/2026).

Prabowo menilai tingginya potensi bencana harus mendorong pemerintah memperkuat langkah mitigasi sejak sebelum bencana terjadi.

Ia menyebut peningkatan anggaran sebagai salah satu langkah penting untuk menghadapi kondisi tersebut.

“Berarti mungkin pelajaran juga bagi kita, bagi pemerintahan yang saya pimpin, alokasi anggaran untuk mitigasi bencana harus kita tambah secara signifikan,” lanjutnya.

Prabowo juga menilai pemerintahannya kini memiliki kemampuan yang lebih baik dalam merespons bencana dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia mencontohkan penanganan bencana di sejumlah wilayah Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Saya kira dalam menghadapi keadaan ke depan kita akan lebih mampu, sekarang pun dibanding dengan tahun tahun dulu respons kita sangat cepat, keadaan bencana di Sumatera, Aceh, Sumut, dan Sumbar ternyata respons kita cukup masif, cukup cepat,” ujarnya.

(*)

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif
Pojoknegeri
Redaksi Pojoknegeri

Tim redaksi Pojoknegeri menyajikan berita independen dan berimbang untuk Indonesia.

Lihat Semua Artikel
Bagikan berita ini: Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram