
POJOKNEGERI.COM – Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Rudy Mas’ud meresmikan Ruas Jalan Tering–Ujoh Bilang Segmen I, II, III, dan IV, pada Selasa (6/1/2026).
Jalan ini menjadi tonggak penting terbukanya konektivitas darat antara Kabupaten Mahakam Ulu dan Kabupaten Kutai Barat.
“Alhamdulillah, progres pembangunan jalan ini sudah 100 persen dan seluruh segmen telah selesai. Hari ini kita resmikan agar membawa kebermanfaatan dan keberkahan bagi masyarakat Kalimantan Timur. Khususnya di Mahakam Ulu dan Tering,” kata Rudy Mas’ud saat meresmikan jalan.
Rudy menegaskan bahwa peresmian jalan tersebut bukanlah akhir dari pembangunan, melainkan awal dari pemerataan infrastruktur menuju wilayah pedalaman dan perbatasan.
“Ini bukan akhir dari pembangunan. Ini adalah awal agar pembangunan terus berlanjut sampai ke Ujoh Bilang dan wilayah lainnya di Mahakam Ulu,” katanya.
Kabupaten Mahakam Ulu merupakan kabupaten termuda di Kalimantan Timur yang memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan tiga provinsi. Yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Tengah. Selain itu, wilayah ini juga berbatasan langsung dengan Malaysia, tepatnya negara bagian Sabah dan Sarawak.
Kondisi tersebut menjadikan pembangunan akses jalan memiliki arti penting. Tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dalam konteks konektivitas wilayah dan penguatan kedaulatan negara.
Apresiasi dari Kutai Barat
Sementara itu, Bupati Kutai Barat Frederik Edwin menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Timur dan Pemerintah Provinsi atas terbangunnya jalan penghubung dari Kutai Barat menuju Mahakam Ulu.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang telah membangun jalan dari Kutai Barat menuju Mahakam Ulu,” ujar Frederik.
Ia juga menyampaikan pesan agar seluruh pemimpin daerah, baik di Kutai Barat maupun Mahakam Ulu. Bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang telah terbangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Beliau menitipkan pesan agar jalan ini dijaga dan dirawat dengan baik, sehingga bisa terus dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya.
Frederik menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Barat akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan.
“Kabupaten akan terus berupaya meningkatkan kolaborasi antara pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pusat. Kolaborasi ini penting agar hasil pembangunan benar-benar masyarakat rasakan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Mahakam Ulu Suhuk menyatakan bahwa rampungnya jalan Tering–Ujoh Bilang merupakan jawaban atas penantian panjang masyarakat Mahakam Ulu.
“Bagi masyarakat Mahakam Ulu, jalan ini adalah harapan yang sudah ditunggu puluhan tahun. Akses darat ini akan sangat membantu mobilitas, pelayanan, dan perekonomian warga,” kata Suhuk.
Ia menilai keberadaan jalan tersebut akan membuka isolasi wilayah. Memperlancar distribusi logistik, serta memudahkan pelayanan pendidikan dan kesehatan di daerah pedalaman.
Suhuk juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu untuk bersinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat dalam menjaga serta memaksimalkan pemanfaatan jalan tersebut.
“Kami siap berkolaborasi agar jalan ini tidak hanya terbangun, tetapi juga terawat dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Mahakam Ulu,” ujarnya.
Dengan diresmikannya jalan Tering–Ujoh Bilang, pemerintah berharap konektivitas wilayah pedalaman dan perbatasan Kalimantan Timur semakin kuat. Sekaligus menjadi fondasi bagi pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(*)
