Dosen Unmul Melapor Soal Tambang Ilegal, Anggota Dewan Ingatkan Pentingnya Pengawasan

00:00 / 04:32 1×
Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

POJOKNEGERI.COM – Pada Kamis (21/10/2021), pihak dari akademisi yang tergabung dalam Koalisi Dosen Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, mendatangi Polresta Samarinda. 

Kedatangan sehubungan dengan maraknya tambang ilegal di Samarinda. 

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

Persoalan tambang ilegal ini juga pernah dikomentari oleh pihak DPRD Samarinda. 

Yakni dari Komisi III DPRD Samarinda. 

Anhar, anggota Komisi III, sampaikan bahwa terkesan tambang ilegal yang terjadi di Samarinda, tak lepas juga karena kurangnya pengawasan. 

Padahal, semestinya, mengingat efek yang diberikan dari sektor pertambangan, pengawasan ketat mesti dilakukan. 

“Kalau pertambangan itu diawasi dengan ketat, maka tidak ada istilah illegal mining,” katanya kepada awak media beberapa waktu lalu. 

Anhar juga menyatakan, pengusutan kasus pertambangan ilegal yang terjadi di Samarinda harus dilakukan. Pasalnya, begitu banyak pertanyaan soal bagaimana bisa perusahaan ilegal bebas menggaruk batu bara, lalu bebas menjualnya. 

Ke depan, pihaknya terus akan menyoroti ini, hingga solusi yang jelas persoalan tambang ilegal ini. 

“Kami akan turun langsung meninjau, kalau ada yang bermasalah, kami akan datangi Kementerian LHK, dan Kementerian ESDM,” ujarnya. 

LOGO – Logo DPRD Samarinda/ HO DPRD Samarinda

(advertorial)

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif
Pojoknegeri
Redaksi Pojoknegeri

Tim redaksi Pojoknegeri menyajikan berita independen dan berimbang untuk Indonesia.

Lihat Semua Artikel
Bagikan berita ini: Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram