Tunjangan Guru Non-ASN Segera Cair, Pemerintah Targetkan Mulai Pekan Depan

POJOKNEGERI.com – Penyaluran tunjangan bagi guru non-Aparatur Sipil Negara (non-ASN) memasuki tahap akhir setelah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menuntaskan seluruh dokumen administrasi pembayaran....

00:00 / 04:32 1×
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti Foto: Dok. Pojoknegeri
Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

POJOKNEGERI.com – Penyaluran tunjangan bagi guru non-Aparatur Sipil Negara (non-ASN) memasuki tahap akhir setelah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menuntaskan seluruh dokumen administrasi pembayaran. Pemerintah menargetkan penyaluran dana tersebut mulai berlangsung secara bertahap pada pekan depan.

Kepastian ini memberikan harapan bagi para guru non-ASN yang selama ini menunggu pencairan tunjangan. Meski begitu, penerima masih perlu menunggu proses penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyatakan bahwa kementeriannya telah menyelesaikan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) dan Surat Perintah Membayar (SPM).

Pemerintah kini berfokus menuntaskan tahapan terakhir sebelum dana masuk ke rekening masing-masing penerima.

Abdul Mu’ti menyampaikan kepastian tersebut saat berada di Sungai Raya, Sabtu (17/10/2026).

Ia menyebut koordinasi antara Kemendikdasmen, Kementerian Keuangan, dan DPR turut mendukung penyelesaian proses administrasi tersebut.

“Alhamdulillah, dengan kerja sama Kemendikdasmen, Kementerian Keuangan, dan teman-teman di DPR, insya Allah mulai pekan depan tunjangan guru non-ASN mulai dapat ditransfer,” kata Abdul Mu’ti.

Pernyataan tersebut menandai perkembangan penting dalam proses pencairan tunjangan. Namun, pemerintah belum merilis rincian nominal pembayaran maupun daftar daerah yang akan menerima pencairan tahap pertama.

Kemendikdasmen Percepat Koordinasi dengan KPPN

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, menjelaskan bahwa kementeriannya telah merampungkan seluruh berkas pendukung pembayaran. Pihaknya juga berkoordinasi dengan KPPN untuk mempercepat penerbitan SP2D.

Nunuk menegaskan bahwa penyelesaian dokumen SPP dan SPM belum otomatis membuat seluruh dana masuk ke rekening guru pada waktu bersamaan. KPPN masih perlu menerbitkan SP2D sebelum proses penyaluran berjalan.

“Pencairan akan dilakukan secara bertahap. Semua SPM dan SPP sudah selesai dan kita tinggal menunggu antrean SP2D di KPPN,” terangnya.

Dengan demikian, guru perlu memperhatikan informasi resmi dari pemerintah terkait perkembangan pencairan dan jadwal penerimaan dana.

Pemerintah Apresiasi Kesabaran Guru

Abdul Mu’ti juga menyampaikan apresiasi kepada para guru non-ASN yang tetap menjalankan tugas mengajar selama masa penundaan pencairan tunjangan.

“Terima kasih dan tetap semangat, Bapak dan Ibu Guru. Mudah-mudahan dengan ditransfernya tunjangan itu kita bisa terus berdedikasi mencerdaskan bangsa,” tutur Mu’ti.

Pemerintah berharap penyelesaian tahapan administrasi ini segera diikuti penyaluran dana secara bertahap. Meski target pencairan telah disampaikan, guru tetap perlu menunggu realisasi transfer sesuai proses yang berlaku.

(*)

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif
Pojoknegeri
Redaksi Pojoknegeri

Tim redaksi Pojoknegeri menyajikan berita independen dan berimbang untuk Indonesia.

Lihat Semua Artikel
Bagikan berita ini: Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram