Iran Bantah Terlibat dalam Serangan Houthi ke Arab Saudi

POJOKNEGERI.com – Pemerintah Iran membantah tuduhan Arab Saudi yang menyebut Teheran mendorong eskalasi konflik antara Riyadh dan kelompok Houthi di Yaman. Iran menegaskan tidak terlibat...

00:00 / 04:32 1×
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Baghaei
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Baghaei Foto: Dok. Pojoknegeri
Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

POJOKNEGERI.com – Pemerintah Iran membantah tuduhan Arab Saudi yang menyebut Teheran mendorong eskalasi konflik antara Riyadh dan kelompok Houthi di Yaman.

Iran menegaskan tidak terlibat dalam operasi militer kelompok tersebut dan menyatakan kesiapannya membantu mengakhiri permusuhan melalui upaya diplomatik.

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Baghaei, menyampaikan bantahan itu pada Jumat (16/10), seperti pemberitaan AFP.

Ia menolak tuduhan bahwa pemerintah Iran mengarahkan atau berperan dalam operasi Houthi di Yaman.

“Republik Islam Iran menolak tuduhan apapun bahwa Iran berperan dalam operasi Yaman [Houthi],” kata Baghaei.

Menurut dia, kelompok bersenjata yang beroperasi di Yaman tersebut mengambil keputusan berdasarkan kepentingan dan pertimbangan mereka sendiri.

Ia juga menilai tuduhan mengenai keterlibatan Iran tidak dapat percaya oleh pihak yang memahami hubungan Teheran dengan sekutunya.

“Angkatan Bersenjata Yaman bertindak sesuai kepentingan dan penilaian mereka sendiri. Dan klaim tersebut tak bisa dipercaya oleh mereka yang memahami hubungan Iran dan sekutunya.”

Iran Nyatakan Siap Bantu Akhiri Permusuhan

Selain membantah tuduhan Riyadh, Baghaei menegaskan bahwa Iran bersedia menggunakan pengaruhnya untuk membantu meredakan konflik antara Arab Saudi dan Houthi.

“[Iran] selalu siap menggunakan pengaruhnya untuk membantu mengakhiri permusuhan,” ungkap dia.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi.

Iran menyampaikan tawaran diplomatik tersebut meskipun kedua pihak masih berbeda pandangan mengenai penyebab eskalasi konflik.

Arab Saudi Tuduh Teheran Dukung Houthi

Wakil Menteri Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, Rayed Krimly, sebelumnya menuding Iran mendorong eskalasi terbaru. Ia menyebut Teheran terus memasok senjata, melatih, dan memberikan dukungan kepada kelompok Houthi.

“Iran terus mempersenjatai, melatih, dan mendukung milisi Houthi yang melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB. Kami berpendapat eskalasi yang dilakukan Houthi di tahap terbaru konflik ini didorong Iran,” ungkap Krimly.

Krimly juga mengatakan Arab Saudi masih menjalin komunikasi dengan Iran, meskipun menurutnya Teheran belum bersedia memberikan konsesi.

Saudi Sebut Houthi Tolak Pertemuan di Oman

Krimly turut menuding Houthi menolak ajakan Arab Saudi untuk mengadakan pertemuan di Muscat, Oman, ketika eskalasi mulai meningkat.

Menurut dia, Riyadh mengusulkan pertemuan tersebut untuk membahas perkembangan konflik, tetapi Houthi tidak menerima ajakan itu.

“Di awal eskalasi ini, kami meminta mereka bertemu di Muscat, Oman. Dan mereka menolak. Ini adalah komunikasi terakhir yang terjadi beberapa pekan lalu,” kata dia.

(*)

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif
Pojoknegeri
Redaksi Pojoknegeri

Tim redaksi Pojoknegeri menyajikan berita independen dan berimbang untuk Indonesia.

Lihat Semua Artikel
Bagikan berita ini: Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram