
POJOKNEGERI.com – Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, Saefuddin Zuhri, menegaskan kehadiran Sekolah Terpadu Samarinda merupakan bagian dari langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam menghadirkan pendidikan berstandar internasional.
Hal itu disampaikan Saefuddin saat menghadiri Malam Puncak Terpadu Fest 2026 sekaligus peringatan ulang tahun pertama Sekolah Terpadu Samarinda di Lapangan Sekolah Terpadu Samarinda, Jalan Jakarta, Loa Bakung, Sungai Kunjang, Rabu (30/9/2026).
Kegitan ini diusung dengan tema ‘United We Grow’, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, kolaborasi, dan integrasi antarsatuan pendidikan hingga jenjang SMA.
Menurut Saefuddin, Sekolah Terpadu Samarinda tidak sekadar dibangun sebagai fasilitas pendidikan, tetapi diharapkan menjadi bagian dari sejarah pembangunan pendidikan di Kota Samarinda.
“Sekolah Terpadu Samarinda merupakan persembahan pertama Kota Samarinda, sebagai sekolah berstandar internasional yang diharapkan menjadi prasasti peradaban dan wadah lahirnya generasi emas yang cerdas, berkarakter, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” kata Saefuddin.
Sekolah Terpadu Membangun Generasi Berkarakter
Saefuddin menekankan, kualitas pendidikan tidak cukup hanya ditopang sarana dan prasarana. Kualitas pembelajaran, kompetensi pendidik, serta pembentukan karakter peserta didik juga menjadi faktor penting dalam membangun generasi masa depan.
Karena itu, konsep Sekolah Terpadu Samarinda diarahkan untuk mengintegrasikan empat dimensi pendidikan. Keempatnya meliputi kecerdasan intelektual, spiritual dan moral, sosial dan kebangsaan, serta keterampilan abad ke-21.
Keterampilan abad ke-21 tersebut mencakup kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan literasi digital yang dinilai penting untuk membekali peserta didik menghadapi perubahan dan tantangan masa depan.
Guru, Orang Tua, dan Siswa Perkuat Ekosistem Pendidikan
Saefuddin juga mendorong seluruh unsur pendidikan mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing. Guru dan pengelola sekolah dituntut terus berinovasi dalam proses pembelajaran.
Sementara itu, orang tua diharapkan menjadi mitra aktif sekolah dalam mendukung perkembangan peserta didik. Para siswa juga didorong untuk belajar dengan sungguh-sungguh serta mengembangkan potensi yang dimiliki.
Pemerintah bersama Yayasan Samarinda Generasi Emas, lanjut Saefuddin, diharapkan terus memperkuat pembinaan dan fasilitasi agar ekosistem pendidikan di Sekolah Terpadu Samarinda dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Semoga Sekolah Terpadu Samarinda terus berkembang, melahirkan generasi cerdas dan berakhlak mulia, serta memberikan manfaat bagi Kota Samarinda, daerah, dan bangsa,” pungkasnya.
Sekolah Terpadu Perkuat Kolaborasi Antarjenjang
Sementara itu, Kepala SDN Terpadu Samarinda, Dr. Chelda Yuliana, mengatakan tema United We Grow dalam Terpadu Fest 2026 mencerminkan komitmen untuk menyatukan visi, misi, persepsi, kolaborasi, dan integrasi antarjenjang pendidikan.
Menurutnya, kesatuan tersebut menjadi fondasi agar seluruh jenjang pendidikan di Sekolah Terpadu Samarinda dapat berkembang dalam satu ekosistem yang saling mendukung.
“United We Grow merupakan pencerminan bentuk komitmen bersama melalui penyatuan visi dan misi, persepsi, kolaborasi dan integrasi antarjenjang. Dengan demikian, kami dapat tumbuh bersama dalam satu lingkungan lembaga pendidikan untuk menciptakan generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Ia berharap Sekolah Terpadu Samarinda terus menjadi ruang bagi anak-anak untuk berkembang, berkarya, berinovasi, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia yang semakin terbuka dan kompetitif.
(*)


