Politik
Sedang tren

Bahlil Ingatkan Menteri dari Golkar Tak Boleh Anti Kritik

POJOKNEGERI.com – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia meminta para pejabat, terutama menteri yang berasal dari Golkar, tidak alergi terhadap kritik.

Menurut Bahlil, kritik dari parlemen maupun masyarakat harus menjadi dorongan bagi pemerintah untuk memperbaiki kinerja dan membuktikan hasil kerja melalui pelaksanaan program.

Bahlil menyampaikan hal itu setelah memberikan pengarahan kepada kader Golkar dalam rangka HUT ke-81 RI di DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Selasa (18/8/2026).

Pengarahan tersebut menyasar kader Golkar di DPR RI, ketua DPD I Partai Golkar seluruh Indonesia. Serta anggota Fraksi Golkar di berbagai daerah.

Dorong Pengawasan Kementerian

Dalam kesempatan itu, Bahlil meminta seluruh fraksi Golkar ikut mengawasi kementerian yang masih lambat merealisasikan anggaran. Ia menilai pengawasan tersebut perlu secara terbuka dan objektif, termasuk terhadap Kementerian ESDM.

“Saya harus jujur mengatakan bahwa terlepas dari persoalan berapa besar pendapatan yang dianggarkan. Tapi saya juga meminta kepada seluruh fraksi agar mengejar kementerian-kementerian yang realisasinya itu lambat, termasuk ESDM. Nggak apa-apa, itu kita harus fair,” kata Bahlil.

Bahlil kemudian mengingatkan seluruh menteri dari Golkar agar tidak menganggap kritik sebagai bentuk ketidakdukungan. Ia justru meminta para menteri menjadikan kritik sebagai tantangan untuk menunjukkan kemampuan dalam menjalankan tugas.

“Nah, ini saya minta dan semua menteri yang ada di Golkar nggak boleh merasa kalau dikoreksi oleh parlemen, nggak boleh merasa bahwa itu kita tidak didukung. Justru di situlah kita di challenge untuk kita membuktikan argumentasi yang baik dan benar terhadap apa yang menjadi tanggung jawab kita dalam mengeksekusi program,” ujarnya.

Kritik Jadi Evaluasi Kinerja

Bahlil menilai pejabat membutuhkan koreksi agar dapat memperbaiki kinerjanya. Ia juga meminta kader Golkar menunjukkan sikap terbuka terhadap pengawasan di parlemen.

“Kita harus memberikan contoh kepada kader-kader partai lain di parlemen. Nggak apa-apa. Nggak apa-apa. Mana ada orang yang hebat tanpa ada koreksi,” tambahnya.

Bahlil menjelaskan pengarahan kader tersebut merupakan rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan RI sekaligus merespons penyampaian nota pengantar APBN oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Karena itu, kami memberikan apresiasi kepada pemerintah di bawah pimpinan Bapak Presiden Prabowo,” ujarnya.

Ia mengatakan arah kebijakan pemerintah saat ini sejalan dengan kebijakan politik Partai Golkar. Karena itu, Golkar akan terus mendorong kadernya di parlemen untuk menjalankan fungsi pengawasan sekaligus mendukung program pemerintah.

(*)

Back to top button