
POJOKNEGERI.com – Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk periode berikutnya.
Pemerintah menyerahkan Surat Presiden (Surpres) terkait usulan tersebut kepada pimpinan DPR pada Senin (10/8/2026).
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Prabowo hanya mengajukan satu nama dalam Surpres calon definitif Gubernur BI.
Nama tersebut ialah Destry Damayanti yang saat ini menjalankan tugas sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI.
“Hari ini atas petunjuk presiden secara resmi kami diutus dan ditugaskan untuk serahkan beberapa surpres ke DPR. Kami serahkan beberapa surpres, pertama mengenai calon definitif Gubernur BI,” ujar Prasetyo di Kompleks DPR, Jakarta Pusat, Senin (10/8/2026).
Pemerintah Serahkan Surpres ke DPR
Prasetyo datang ke Kompleks DPR untuk menyerahkan sejumlah Surpres atas arahan Presiden Prabowo. Salah satu surat tersebut secara khusus memuat usulan calon Gubernur BI definitif.
Penyerahan Surpres itu menjadi tahapan awal proses pengisian jabatan Gubernur BI melalui mekanisme yang melibatkan DPR.
Setelah menerima usulan Presiden, DPR akan menjalankan proses sesuai kewenangannya untuk menentukan persetujuan terhadap calon yang diajukan pemerintah.
Pemerintah memastikan Surpres tersebut hanya mencantumkan satu nama. Dengan demikian, DPR tidak menerima daftar beberapa kandidat untuk dipilih, melainkan satu calon yang telah ditetapkan Presiden.
Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal
Prasetyo menyebut Presiden Prabowo memilih Destry Damayanti sebagai satu-satunya nama yang diajukan untuk posisi Gubernur BI.
“Namanya tunggal. Satu nama, yaitu atas nama ibu Destry Damayanti yang sekarang menjabat pejabat gubernur sementara,” kata Prasetyo.
Destry saat ini menjalankan tugas sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI. Pemerintah kemudian mengusulkan namanya kepada DPR untuk menduduki posisi Gubernur BI secara definitif.
Diketahui, Destry Damayanti saat ini menjalankan tugas sebagai penjabat gubernur sementara.
Ia menggantikan Perry Warjiyo yang telah mengundurkan diri dari posisi Gubernur BI.
Destry bukan sosok baru dalam lingkungan bank sentral. Ia telah menduduki posisi Deputi Gubernur Senior BI sejak 2019 setelah sebelumnya memiliki pengalaman panjang di sektor ekonomi dan keuangan nasional.
Karier Destry mencakup berbagai posisi strategis, mulai dari Kepala Ekonom Bank Mandiri hingga menjadi anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas kebijakan moneter dan sistem keuangan selama masa transisi kepemimpinan BI.
(*)
