Bangunan Pemerintahan di IKN Sudah Lengkap, Menko Polkam Sebut Layak Ditempati

POJOKNEGERI.com – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago meninjau progres pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Selasa (3/3).
Usai melakukan tinjauan, ia mengatakan bahwa bangunan pemerintahan di IKN sudah memenuhi standar kelayakan sehingga pihak terkait dapat segera menempatinya.
Dalam kunjungan tersebut, Djamari menekankan bahwa pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada gedung pemerintahan. Tetapi juga pada penyediaan fasilitas umum yang mendukung kehidupan masyarakat.
Ia menyebutkan bahwa kawasan IKN telah menyediakan rumah sakit, sekolah, pasar, hingga lapangan terbang.
“Bangunan sudah memenuhi standar kehidupan yang pantas, mudah-mudahan dalam waktu dekat mungkin dari Kementerian yang sudah menyiapkan personelnya. Mungkin sebagian sudah bisa masuk dan hadir di sini,” kata Djamari dalam keterangan tertulis, Rabu (4/3).
Fasilitas Penunjang Kehidupan
Menurutnya, kehadiran fasilitas tersebut membuktikan bahwa pembangunan IKN berjalan sesuai rencana.
Pemerintah berupaya memastikan bahwa pemindahan pusat pemerintahan ke Kalimantan Timur tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga menghadirkan lingkungan layak huni bagi aparatur negara dan masyarakat.
Djamari menambahkan, kesiapan infrastruktur dasar akan memudahkan kementerian dan lembaga yang sudah menyiapkan personel untuk segera menempati gedung-gedung pemerintahan di IKN. Kondisi ini dapat mempercepat proses transisi dari Jakarta ke Nusantara.
Dukungan Pertahanan dan Keamanan
Kunjungan Menko Polkam juga berkaitan dengan tugas Kemenko Polkam dalam mendukung koordinasi pembangunan sistem pertahanan dan keamanan di IKN.
Ia menegaskan bahwa aspek keamanan menjadi prioritas penting dalam pembangunan ibu kota baru.
“Ibu Kota Nusantara ini merupakan satu tempat yang akan jadi kebanggaan kita semua, dengan wilayah yang cukup luas, kemudian di sini menjadi tempat pemerintahan yang bagus dengan sistem pertahanan dan keamanan yang maju untuk kepentingan bangsa ini,” ucapnya.
Selain itu, Djamari menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur digital dan keamanan siber.
Menurutnya, sistem pemerintahan modern harus memiliki teknologi yang kuat agar mampu menghadapi tantangan global, termasuk ancaman di dunia maya.
Kebanggaan atas Karya Anak Bangsa
Dalam kesempatan tersebut, Djamari menyampaikan rasa bangga dan syukur karena ia dapat melihat langsung hasil karya anak bangsa di IKN.
Ia menilai pembangunan tersebut menunjukkan kemampuan Indonesia untuk mewujudkan proyek besar secara mandiri.
“Saya merasa beruntung dan bangga kemari melihat Ibu Kota Nusantara, didampingi oleh Pak Gubernur dan Kepala Otorita IKN, saya mendapat banyak informasi tentang pembangunan dan kelanjutan dari pembangunan Kota Nusantara ini,” katanya.
Ia berharap kehadiran IKN tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Timur.
Dengan adanya fasilitas kesehatan, pendidikan, dan ekonomi, IKN diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekitar.
Menko Polkam menekankan bahwa pembangunan IKN merupakan langkah strategis untuk pemerataan pembangunan nasional.
Pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur diharapkan dapat mengurangi beban Jakarta sekaligus membuka peluang baru bagi kawasan timur Indonesia.
Dengan dukungan sistem pertahanan, keamanan, serta infrastruktur digital yang memadai, IKN diharapkan menjadi simbol kemajuan bangsa.
Pemerintah optimistis bahwa kehadiran IKN akan memperkuat posisi Indonesia di tingkat global sebagai negara yang mampu mengelola pembangunan modern dengan tetap menjaga kedaulatan dan keamanan nasional.
(*)

