Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz 100 Persen

POJOKNEGERI.com – Ketegangan di Selat Hormuz kembali meningkat setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim Angkatan Laut AS telah menguasai sepenuhnya jalur perairan strategis...

00:00 / 04:32 1×
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump Foto: Dok. Pojoknegeri
Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

POJOKNEGERI.com – Ketegangan di Selat Hormuz kembali meningkat setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim Angkatan Laut AS telah menguasai sepenuhnya jalur perairan strategis tersebut.

Trump juga menyebut pasukan AS telah menyisir ranjau yang diduga ditebar Iran di sepanjang selat.

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

Pernyataan itu muncul ketika upaya membuka kembali Selat Hormuz masih menghadapi kebuntuan. Iran sebelumnya mengajukan sejumlah tuntutan sebelum bersedia memulihkan sepenuhnya lalu lintas pelayaran di jalur yang menjadi salah satu pintu utama perdagangan energi dunia.

Trump Klaim Selat Hormuz Sudah Terbuka

Trump menyampaikan klaim tersebut kepada wartawan di Ruang Oval Gedung Putih, Senin (10/8) waktu setempat. Ia menyatakan kapal-kapal dari negara lain kini dapat melintasi Selat Hormuz.

“Sekarang sudah terbuka,” klaim Trump merujuk pada Selat Hormuz.

Trump kemudian menegaskan bahwa Washington memiliki kendali penuh atas jalur perairan tersebut.

“Dengar, satu-satunya pihak yang memegang kendali atas Selat Hormuz saat ini adalah Angkatan Laut Amerika Serikat,” kata Presiden AS tersebut.

Meski mengklaim selat telah terbuka, Trump mengatakan AS tetap memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal yang menuju maupun meninggalkan pelabuhan Iran.

“Kami menerapkan blokade yang sangat tangguh. Blokade ini bagaikan dinding baja,” kata Trump.

AS Klaim Bersihkan Ranjau Iran

Trump juga mengungkapkan bahwa pasukan AS telah melakukan penyisiran ranjau di seluruh Selat Hormuz. Menurut dia, Iran masih sesekali berupaya memasang ranjau di jalur pelayaran tersebut.

“(Selat Hormuz) Kini terbuka untuk pihak lainnya. Situasinya agak rumit karena mereka akan, sesekali, menjatuhkan ranjau, dan kami akan menemukannya,” ucapnya.

“Kami telah menyisir ranjau di seluruh selat tersebut, seperti yang mungkin sudah Anda dengar. Mungkin Anda belum mendengarnya, tetapi kami menguasai selat itu 100 persen,” klaim Trump.

Iran Ajukan Syarat Pembukaan

Di sisi lain, Iran belum menyatakan Selat Hormuz kembali beroperasi secara penuh. Teheran menuntut sejumlah konsesi, termasuk kompensasi atas kerusakan akibat perang, sebelum membuka kembali jalur pelayaran secara menyeluruh.

Perbedaan posisi Washington dan Teheran membuat status Selat Hormuz tetap menjadi perhatian pasar global.

(*)

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif
Pojoknegeri
Redaksi Pojoknegeri

Tim redaksi Pojoknegeri menyajikan berita independen dan berimbang untuk Indonesia.

Lihat Semua Artikel
Bagikan berita ini: Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram