Stok Pangan Nasional Menguat, BULOG Serap 3,5 Juta Ton Beras Dalam Negeri

POJOKNEGERI.com – Perum BULOG terus memperkuat langkah menjaga ketahanan pangan nasional setelah mencatatkan pengadaan setara beras hasil panen dalam negeri sebesar 3,5 juta ton hingga 24 Juli 2026.
Capaian tersebut menunjukkan progres signifikan karena telah mencapai sekitar 87 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton yang ditetapkan pemerintah.
Keberhasilan penyerapan beras dalam negeri ini menjadi salah satu indikator penting dalam memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sekaligus mendukung agenda swasembada pangan berkelanjutan pada 2026.
Sinergi Berbagai Pihak Dorong Capaian Pengadaan
Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam proses pengadaan beras nasional. Menurutnya, pencapaian tersebut tidak lepas dari kolaborasi antara petani, pemerintah, hingga berbagai unsur pendukung di lapangan.
Rizal menjelaskan, BULOG menjalankan proses penyerapan gabah dan beras secara terpadu sejak masa panen berlangsung di berbagai daerah sentra produksi. Kolaborasi yang berjalan baik dinilai menjadi faktor utama dalam mempercepat realisasi pengadaan.
“Alhamdulillah, hingga 24 Juli 2026 pengadaan setara beras hasil panen dalam negeri telah mencapai 3,5 juta ton. Capaian ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh pihak, mulai dari petani, penyuluh pertanian lapangan (PPL), Babinsa, Bhabinkamtibmas, mitra kerja BULOG, pemerintah daerah, hingga pemerintah pusat. Kolaborasi yang terjalin secara optimal menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan,” ujar Rizal.
BULOG melihat tren pengadaan terus mengalami peningkatan. Dengan perkembangan tersebut, perusahaan optimistis dapat memenuhi target pengadaan 4 juta ton setara beras dalam waktu dekat.
Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Rizal menilai pencapaian target pengadaan bukan hanya sekadar angka, tetapi menjadi bukti kemampuan Indonesia dalam memperkuat kemandirian pangan. Tambahan stok dari hasil penyerapan produksi domestik akan memperbesar cadangan beras pemerintah sebagai instrumen menjaga stabilitas pangan nasional.
“BULOG optimistis target 4 juta ton akan segera tercapai. Ini bukan sekadar pencapaian angka, tetapi menjadi wujud nyata keberhasilan bersama dalam memperkuat kemandirian pangan nasional. Kami meyakini, dengan dukungan seluruh pihak, cita-cita swasembada pangan berkelanjutan akan semakin kokoh dan dapat terwujud secara optimal hingga akhir September 2026,” tambahnya.
Setelah target pengadaan 4 juta ton tercapai, BULOG memastikan tidak akan menghentikan penyerapan gabah dan beras dari petani dalam negeri. Perusahaan akan terus melakukan pengadaan sesuai dengan ketersediaan produksi nasional.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen BULOG untuk menjaga harga gabah tetap stabil di tingkat petani, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat cadangan pangan nasional.
“Langkah ini penting untuk menjaga harga gabah tetap baik di tingkat petani, meningkatkan kesejahteraan petani. Sekaligus memperbesar Cadangan Beras Pemerintah sebagai instrumen utama menjaga stabilitas pangan nasional,” kata Rizal.
(*)
