Kejati DKI Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU, Ini Kata Menteri Dody Hanggodo

POJOKNEGERI.com – Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta melakukan penggeledahan di kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta pada Kamis, 9 April 2026.
Dua penyidik Kejati DKI terlihat memasuki kantor tersebut sekitar pukul 14.00 WIB.
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati DKI Jakarta, Dapot Dariarma, membenarkan adanya penggeledahan tersebut.
Namun, ia belum mengungkapkan perkara yang sedang ditangani.
“Betul. Nanti ya, saya lagi buat rilisnya,” ujar Dapot dikutip dari Kompas.com.
Tanggapan Menteri PU
Menanggapi aksi penyidik tersebut, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menyatakan dirinya memberikan izin penuh kepada penyidik untuk mengakses dan memeriksa semua ruangan yang diperlukan, termasuk ruang kerjanya sendiri.
Dody menyampaikan bahwa ia tidak menghalangi langkah tim penyidik dalam menjalankan tugas penegakan hukum.
Menurut penuturannya, hal itu dilakukan guna melakukan pendalaman.
“Teman-teman dari Kejaksaan Tinggi DKI datang minta izin melakukan pendalaman dengan memasuki beberapa ruangan. Ya sudah saya tinggal kasih izin saja, kan? Sudah gitu doang, enggak ngapa-ngapain,” kata Dody, Kamis.
Saat disinggung pendalaman apa yang tengah dilakukan Kejati DKI, dia mengaku tidak mengetahui hal tersebut.
Meski begitu, Dody mengaku memberikan izin dan keleluasaan kepada tim kejaksaan untuk melakukan pendalaman di lingkungan kementerian, termasuk ruang kerjanya.
“Enggak ngomong terkait masalah apa. Saya memang tidak mau tanya terlalu detail. Saya bahkan sampaikan ke beliau, kalau memang dirasakan perlu ruangan saya didatangi, ya monggo. Saya enggak ada yang ditutupi,” jelasnya.
“Saya bebaskan beliau-beliau masuk ruangan siapa saja, termasuk pada ruangan saya.”
Dia pun mengaku tidak mengetahui pasti jumlah orang Kejati DKI yang datang, maupun ruangan mana saja yang diperiksa.
Saat ditanya apakah kedatangan tim kejaksaan tersebut terkait kasus dugaan korupsi pembangunan pendopo Gedung Cipta Karya, Dody juga menyampaikan hal senada.
“Saya tidak nanya, mereka datang ke siapa. Tapi mereka mengatakan ada surat tugas, ada surat perintah, ya sudah saya percaya itu,” tegas Dody.
“Mereka hanya meminta izin memasuki beberapa ruangan untuk pendalaman. Saya kasih izin.” pungkasnya.
(*)
