Sports

Janji Kampanye Florentino Pérez Jelang Pemilihan Presiden Real Madrid

POJOKNEGERI.com – Presiden petahana Real Madrid, Florentino Pérez, melontarkan janji politik yang menyorot langsung rival abadi klubnya, FC Barcelona, dalam masa kampanye pemilihan presiden klub yang akan digelar pada Minggu, 7 Juni 2026.

Ia menegaskan bahwa dirinya akan mengusut tuntas kasus dugaan suap wasit yang dikenal sebagai “Kasus Negreira” jika kembali terpilih.

Pemilihan kali ini menjadi yang pertama dalam dua dekade terakhir di tubuh Real Madrid.

Pérez kembali maju sebagai kandidat petahana dan menghadapi tantangan dari kandidat lain, Enrique Riquelme, yang juga membawa sejumlah agenda perubahan dalam kampanyenya.

Dalam salah satu pernyataan paling tegasnya, Pérez menyebut bahwa pihak klub sudah menyiapkan laporan investigasi yang akan di bawa ke otoritas sepak bola Eropa.

Ia menegaskan langkah tersebut akan ia ambil langsung setelah pemilihan selesai.

“Hal pertama yang akan saya lakukan sebagai presiden adalah secara pribadi membawa laporan yang telah kami siapkan ke UEFA agar mereka dapat melihat sepenuhnya kasus dugaan korupsi ini, yang telah berlangsung selama tiga dekade, sejauh yang kami ketahui. Saya mengatakan ini kepada presiden UEFA pada hari Sabtu,” ujarnya

Pernyataan tersebut menegaskan niat Pérez untuk membawa kasus yang melibatkan mantan pejabat wasit Spanyol, José María Enríquez Negreira, ke level investigasi yang lebih tinggi di bawah otoritas UEFA.

Klaim Konsistensi dan Visi Klub

Selain menyoroti isu hukum dan etika, Pérez juga menegaskan filosofi kepemimpinannya di Real Madrid. Ia menekankan bahwa anggota klub tetap menjadi pemilik sejati organisasi, sekaligus menegaskan komitmen untuk menjaga dominasi klub di level tertinggi sepak bola dunia.

“Dengan saya sebagai presiden, para anggota adalah dan akan selalu menjadi pemilik Real Madrid. Pemain terbaik di dunia akan selalu bermain untuk saya, dan tahun ini tidak terkecuali,” janjinya.

Pernyataan itu memperlihatkan pendekatan Pérez yang menggabungkan identitas institusional klub dengan ambisi menjaga daya tarik Real Madrid di bursa pemain elite.

Seruan Politik Klub Menjelang Pemungutan Suara

Menutup pernyataannya, Pérez mengajak para anggota klub untuk memberikan suara dalam pemilu mendatang. Ia menekankan bahwa keputusan tersebut akan menentukan arah masa depan Real Madrid dalam jangka panjang.

“Real Madrid bukanlah sesuatu yang bisa Anda jalani begitu saja. Mari kita pergi dan memberikan suara pada hari Minggu untuk masa kini dan masa depan Real Madrid. Kita masih memiliki banyak sejarah untuk dibuat,” tandasnya

Dengan meningkatnya tensi menjelang pemilihan, persaingan antara Pérez dan Riquelme tidak hanya berfokus pada pengelolaan klub, tetapi juga pada isu besar yang melibatkan hubungan panas antara Real Madrid dan Barcelona, terutama terkait kasus Negreira yang masih menjadi sorotan publik sepak bola Spanyol.

(*)

Back to top button