PSG Pertahankan Gelar Piala Super Eropa, Luis Enrique: Saya Tidak Terkejut

POJOKNEGERI.com – Paris Saint-Germain (PSG) kembali menunjukkan dominasinya di Eropa. Les Parisiens berhasil mempertahankan gelar Piala Super Eropa setelah menundukkan Aston Villa dengan skor 2-1...

00:00 / 04:32 1×
Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique mengangkat Piala Super Eropa
Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique mengangkat Piala Super Eropa Foto: Dok. Pojoknegeri
Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

POJOKNEGERI.com – Paris Saint-Germain (PSG) kembali menunjukkan dominasinya di Eropa.

Les Parisiens berhasil mempertahankan gelar Piala Super Eropa setelah menundukkan Aston Villa dengan skor 2-1 di Red Bull Arena Salzburg, Kamis (13/8) dini hari WIB.

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

PSG membuka keunggulan pada menit ke-20. Khvicha Kvaratskhelia memanfaatkan peluang dengan baik untuk membawa tim asuhan Luis Enrique unggul lebih dulu.

Aston Villa tidak tinggal diam. Klub asal Inggris tersebut meningkatkan tekanan dan berhasil menyamakan kedudukan melalui Brian Madjo menjelang babak pertama berakhir. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

PSG kemudian kembali menekan pada babak kedua. Désiré Doué menjadi pembeda setelah mencetak gol pada menit ke-61. Gol pemain asal Prancis tersebut mengubah skor menjadi 2-1 sekaligus memastikan kemenangan PSG.

Enrique Tak Terkejut

Gelar ini menjadi Piala Super Eropa kedua bagi PSG sepanjang sejarah. Mereka sebelumnya merebut trofi tersebut pada 2025 setelah mengalahkan Tottenham Hotspur melalui drama adu penalti.

Luis Enrique mengaku tidak terkejut dengan keberhasilan timnya kembali menjadi juara. Pelatih asal Spanyol itu menilai dirinya sudah mengenal kemampuan para pemain PSG dengan sangat baik.

“Saya tidak terkejut karena saya mengenal para pemain dengan sempurna. Seperti tahun lalu: rumit,” kata Enrique usai laga PSG vs Aston Villa, dilansir dari L’Equipe.

Enrique juga menilai PSG mampu mengendalikan pertandingan dengan lebih baik dibandingkan ketika menghadapi Tottenham pada tahun sebelumnya. Saat itu, PSG harus melewati pertandingan ketat yang berakhir 2-2 sebelum menang 4-3 melalui adu penalti.

“Namun kami menderita lebih sedikit daripada tahun lalu [melawan Tottenham, 2-2, 4-3 melalui adu penalti], kami mengontrol permainan dengan lebih baik,” ujarnya.

Apresiasi untuk Para Pemain

Enrique memberikan apresiasi khusus kepada skuadnya. Menurutnya, para pemain mampu menunjukkan performa positif meski hanya menjalani persiapan singkat sebelum pertandingan.

“Saya pikir kami perlu menyoroti apa yang dilakukan tim setelah hanya beberapa hari latihan singkat,” tandasnya.

Kemenangan tersebut sekaligus mempertegas PSG sebagai juara Piala Super Eropa dalam dua musim beruntun.

(*)

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif
Pojoknegeri
Redaksi Pojoknegeri

Tim redaksi Pojoknegeri menyajikan berita independen dan berimbang untuk Indonesia.

Lihat Semua Artikel
Bagikan berita ini: Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram