Pemprov Kaltim Perluas Program Gratispol hingga Sekolah Agama Islam

00:00 / 04:32 1×
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim, M. Irfan Prananta
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim, M. Irfan Prananta Foto: Dok. Pojoknegeri
Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

POJOKNEGERI.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat melalui program Gratispol.

Program unggulan Gubernur Kaltim ini tidak hanya menyasar sekolah umum, tetapi juga mencakup sekolah-sekolah agama Islam di wilayah Kaltim.

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Gratispol Dukung Pendidikan di Sekolah Agama

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim, M. Irfan Prananta, menjelaskan bahwa Pemprov Kaltim menghadirkan dukungan pembiayaan pendidikan melalui program Gratispol. Pemerintah provinsi menjalankan program tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendidikan.

“Saat ini dukungan kami diaplikasikan dalam program Gratispolnya Gubernur. Tentu ada pembiayaan biaya pendidikan gratis yang diberikan oleh Pemprov,” ujar Irfan dikutip dari situs Pemprov Kaltim.

Melalui program ini, Pemprov Kaltim berupaya memberikan perhatian kepada berbagai jalur pendidikan, termasuk pendidikan berbasis keagamaan. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperluas peluang masyarakat dalam memperoleh pendidikan sekaligus memperkuat peran lembaga pendidikan Islam dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Prestasi Tilawatil Quran Harumkan Nama Kaltim

Selain memperhatikan sektor pendidikan, Pemprov Kaltim juga mendukung pengembangan tilawatil Quran. Irfan menilai prestasi para peserta di bidang tersebut telah membawa nama Kaltim ke tingkat nasional hingga internasional.

“Terkait dengan syiar Quran, sudah kita ketahui prestasi kita tidak hanya nasional, bahkan kita menjuarai beberapa kali di kejuaraan dunia,” ucapnya.

Prestasi tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi masyarakat Kaltim dalam mengembangkan syiar Islam. Pemerintah daerah juga memandang pengembangan potensi keagamaan sebagai bagian penting dalam membangun masyarakat yang berprestasi dan berkarakter.

Irfan turut mengajak masyarakat untuk terus mengingat kontribusi santri dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, masyarakat perlu mengenali peran santri yang ikut memengaruhi perjalanan sejarah bangsa agar generasi berikutnya tidak melupakan jasa mereka.

Pesan tersebut sejalan dengan amanat Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menekankan pentingnya mengenang perjuangan santri dalam membangun dan mempertahankan Indonesia.

“Orang-orang hanya tahunya mungkin bahwa yang berjuang itu adalah tentara yang bertempur. Ternyata santri pun juga berperan dan sangat memengaruhi berdirinya bangsa ini,” katanya.

(*)

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif
Pojoknegeri
Redaksi Pojoknegeri

Tim redaksi Pojoknegeri menyajikan berita independen dan berimbang untuk Indonesia.

Lihat Semua Artikel
Bagikan berita ini: Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram