Saefuddin Zuhri Sambut Penjajakan Investasi Taksi Listrik di Samarinda

POJOKNEGERI.com – Peluang menghadirkan layanan taksi listrik di Samarinda mulai dijajaki melalui rencana investasi Vingroup di sektor transportasi umum berbasis listrik. Wakil Wali Kota Samarinda,...

00:00 / 04:32 1×
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri menerima audiensi perwakilan Vingroup di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, lantai III Balai Kota Samarinda, Senin (19/10/2026).
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri menerima audiensi perwakilan Vingroup di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, lantai III Balai Kota Samarinda, Senin (19/10/2026). Foto: Dok. Pojoknegeri
Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

POJOKNEGERI.com – Peluang menghadirkan layanan taksi listrik di Samarinda mulai dijajaki melalui rencana investasi Vingroup di sektor transportasi umum berbasis listrik.

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menyambut peluang tersebut, tetapi menegaskan bahwa pemerintah daerah harus memastikan setiap rencana kerja sama memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

Saefuddin menyampaikan hal itu saat menerima audiensi perwakilan Vingroup di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, lantai III Balai Kota Samarinda, Senin (19/10/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu.

Penjajakan ini membuka peluang pengembangan layanan transportasi perkotaan yang lebih modern dan ramah lingkungan. Namun, Pemerintah Kota Samarinda masih perlu mengkaji berbagai aspek sebelum menentukan langkah lanjutan terkait rencana investasi tersebut.

Vingroup Tertarik Investasi Jangka Panjang

Dalam audiensi itu, Miss Ji selaku Direktur Investasi menyampaikan ketertarikan Vingroup untuk menjajaki peluang investasi jangka panjang bersama Pemerintah Kota Samarinda.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian ialah pengembangan transportasi umum berbasis listrik, termasuk layanan taksi listrik.

Saefuddin menyatakan pemerintah kota terbuka terhadap peluang investasi yang dapat mendukung pembangunan daerah. Meski demikian, ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang agar kerja sama tersebut sesuai dengan kebutuhan Samarinda.

“Pada prinsipnya, kami menyambut baik setiap peluang investasi yang dapat mendukung pembangunan Kota Samarinda,” kata Saefuddin.

Pernyataan tersebut menegaskan sikap terbuka pemerintah daerah terhadap masuknya investasi yang berpotensi mendorong inovasi dan perkembangan layanan perkotaan.

“Namun, tentu semua rencana harus dikaji secara matang dengan mempertimbangkan kebutuhan daerah, manfaat bagi masyarakat, dampak sosial, serta keuntungan bagi kedua belah pihak,” ujarnya.

Melalui penjelasan itu, Saefuddin menekankan bahwa pemerintah tidak cukup hanya mempertimbangkan nilai investasi atau kecanggihan teknologi. Pemerintah juga perlu menilai dampak sosial, kesesuaian layanan dengan kebutuhan warga, serta manfaat yang dapat diperoleh kedua pihak.

Kepentingan Publik Jadi Pertimbangan Utama

Saefuddin menilai transportasi berbasis listrik berpotensi menghadirkan inovasi dalam layanan mobilitas perkotaan. Namun, pemerintah perlu menyesuaikan penerapannya dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Samarinda agar investasi tersebut memberikan nilai tambah bagi daerah.

“Yang terpenting, setiap kerja sama yang dijajaki harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pernyataan itu mempertegas bahwa kepentingan publik harus menjadi salah satu tolok ukur utama dalam pembahasan kerja sama. Pemerintah ingin memastikan investasi mampu menjawab kebutuhan masyarakat, bukan sekadar memperkenalkan teknologi baru.

“Kita ingin pembangunan dan kemajuan teknologi berjalan seiring dengan kepentingan publik serta kebutuhan Kota Samarinda,” tandasnya.

(*)

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif
Pojoknegeri
Redaksi Pojoknegeri

Tim redaksi Pojoknegeri menyajikan berita independen dan berimbang untuk Indonesia.

Lihat Semua Artikel
Bagikan berita ini: Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram