Sports
Sedang tren

Usai Real Madrid Menang Dramatis atas Elche, Mourinho Pilih Beri Pemain Waktu Istirahat

POJOKNEGERI.com – Real Madrid mengamankan tiga poin setelah meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Elche dalam lanjutan Liga Spanyol. Los Blancos bertanding di Stadion Manuel Martinez Valero, Elche, Rabu (16/9/2026).

Madrid tampil agresif sejak awal pertandingan. Tim asuhan Jose Mourinho mampu menciptakan sejumlah peluang dan membuka keunggulan pada menit ke-25. Pemain Elche, Matias Dituro, mencetak gol bunuh diri sehingga Madrid unggul 1-0.

Los Blancos kemudian menggandakan keunggulan delapan menit berselang. Kylian Mbappe mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-33. Madrid pun mengakhiri babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Elche Bangkit

Keunggulan dua gol ternyata tidak membuat Madrid tampil konsisten sepanjang pertandingan. Setelah turun minum, Elche meningkatkan tekanan dan memanfaatkan penurunan intensitas permainan Madrid.

Abiel Osorio berhasil membobol gawang Thibaut Courtois untuk memperkecil ketertinggalan. Elche kemudian terus menekan dan akhirnya menyamakan kedudukan melalui Fer Nino.

Madrid yang sempat menguasai pertandingan harus kembali bekerja keras untuk mendapatkan gol kemenangan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada masa tambahan waktu.

Carlos Espi mencetak gol pada menit ke-90+1 sekaligus memastikan Madrid menang 3-2. Gol tersebut membuat Los Blancos membawa pulang tiga poin dari markas Elche.

Mourinho Pilih Istirahat

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho tidak ingin langsung memarahi para pemain setelah mereka kehilangan keunggulan dua gol. Pelatih Madrid itu justru memilih memberikan waktu istirahat kepada skuadnya.

“Mereka butuh istirahat. Besok adalah hari libur. Saya tidak akan mengatakan apa pun di ruang ganti, praktis tidak ada. Besok libur, dan kita akan kembali pada hari Kamis,” kata Mourinho di situs Real Madrid.

Mourinho tetap mengakui bahwa penurunan intensitas permainan Madrid menjadi hal yang perlu mendapat perhatian.

“Jika kami bermain buruk dari menit pertama hingga menit ke-90, kekhawatirannya akan sangat besar,” kata dia.

“Ketika kami menjalani periode-periode puncak, dengan kualitas luar biasa dan begitu banyak peluang mencetak gol, lalu kami mengalami periode yang tidak proaktif, pasif, penuh penantian, di mana kami menurunkan intensitas, tentu saja itu mengkhawatirkan. Tapi kami menang, dan kredit layak diberikan kepada mereka,” pungkasnya.

(*)

Back to top button