Sports
Sedang tren

Yan Diomande Belum Tampil Optimal di Real Madrid, Jose Mourinho Minta Publik Bersabar

POJOKNEGERI.com – Yan Diomande belum mampu menunjukkan performa yang benar-benar mencuri perhatian pada awal kiprahnya bersama Real Madrid. Meski klub mendatangkannya dengan nilai transfer fantastis dari RB Leipzig, winger muda tersebut masih menjalani proses adaptasi di Santiago Bernabeu.

Real Madrid merekrut Diomande dari RB Leipzig pada bursa transfer musim panas 2026. Los Blancos harus mengeluarkan dana mencapai 130 juta euro atau sekitar Rp2,5 triliun untuk mendapatkan pemain yang baru berusia 19 tahun tersebut.

Nilai transfer itu langsung membuat Diomande berada di bawah sorotan. Publik tentu berharap pemain muda tersebut segera membuktikan alasan Real Madrid berani mengeluarkan dana sebesar itu.

Namun, sejauh awal musim La Liga 2026/2027, Diomande belum mendapatkan kesempatan tampil sebagai starter.

Baru Tiga Kali Bermain

Diomande sudah tampil dalam tiga pertandingan awal Liga Spanyol musim ini. Pelatih Real Madrid masih memasukkannya sebagai pemain pengganti dalam ketiga laga tersebut.

Secara keseluruhan, Diomande baru mendapatkan 57 menit bermain. Durasi tersebut tentu belum cukup untuk memberikan gambaran utuh mengenai kemampuan sang winger di kompetisi yang sangat kompetitif seperti La Liga.

Situasi itu juga membuat Diomande belum memiliki banyak kesempatan untuk menunjukkan kualitas terbaiknya. Ia masih harus beradaptasi dengan sistem permainan Real Madrid, rekan-rekan setimnya, tuntutan pelatih, serta tekanan besar yang muncul setelah kepindahannya dengan banderol 130 juta euro.

Besarnya nilai transfer justru menjadi salah satu tantangan terbesar bagi pemain asal Leipzig tersebut.

Mourinho Bela Diomande

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, memahami tekanan yang harus dihadapi Diomande. Karena itu, Mourinho meminta sang pemain menjalani proses adaptasi secara bertahap.

Mourinho menilai Diomande tidak perlu memikirkan nilai transfernya. Menurutnya, sang winger harus berkonsentrasi meningkatkan kemampuan dan memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan.

“Dia hanya perlu menjalaninya selangkah demi selangkah. Dia sudah bekerja keras, melakukan pekerjaan dengan baik, dan punya kemauan untuk belajar,” buka Mourinho dilansir dari Marca.

Mourinho juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terus menghubungkan performa Diomande dengan harga transfernya. Bagi Mourinho, angka 130 juta euro merupakan urusan klub dan bukan sesuatu yang harus menjadi beban bagi pemain berusia 19 tahun itu.

“Saya tidak bisa memikirkan terus soal angka-angka transfernya. Saya harus fokus pada sosok pemain yang baru saja menjalani musim gemilang di level tertinggi bersama Leipzig,” sambungnya.

Harga 130 Juta Euro Bukan Jaminan Langsung Bersinar

Transfer dengan nilai 130 juta euro memang membuat ekspektasi terhadap Diomande sangat tinggi. Banyak pihak menganggap seorang pemain dengan harga sebesar itu seharusnya langsung memberikan dampak besar sejak pertandingan pertamanya.

Namun, Mourinho melihat situasi tersebut secara berbeda.

Menurutnya, publik sering kali melupakan faktor usia ketika melihat nominal transfer seorang pemain. Diomande masih berusia 19 tahun dan baru memasuki lingkungan baru dengan tuntutan yang jauh lebih besar.

“Saat bicara soal angka sebesar itu, orang cenderung membayangkan pemain yang datang dan langsung memukau semua orang. Tapi kenyataannya tidak begitu, karena dia juga masih muda,” tambahnya.

Mourinho ingin publik memberikan ruang bagi Diomande untuk berkembang. Ia tidak ingin tekanan dari harga transfer menghambat proses perkembangan sang pemain.

Real Madrid sendiri tentu berharap Diomande bisa segera menemukan performa terbaiknya. Klub melihat potensi besar dalam diri sang winger setelah penampilannya bersama Leipzig pada musim sebelumnya.

Akan tetapi, Mourinho memahami bahwa pemain muda membutuhkan waktu untuk beradaptasi sebelum mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya secara konsisten.

Diminta Tidak Terburu-buru

Mourinho juga menekankan pentingnya kesabaran. Ia meminta Diomande terus bekerja keras dan mengambil setiap proses secara bertahap.

Pelatih asal Portugal tersebut tidak ingin pemain muda itu merasa harus membuktikan nilai transfernya setiap kali masuk ke lapangan. Menurut Mourinho, tekanan semacam itu justru bisa mengganggu perkembangan pemain.

“Tenang saja, dan jangan terburu-buru,” pungkasnya.

(*)

Back to top button