Pedro Acosta Jagokan Marc Marquez Rebut Gelar MotoGP 2026

POJOKNEGERI.com – Pedro Acosta melihat Marc Marquez berada di jalur yang tepat untuk merebut gelar juara dunia MotoGP 2026. Rider KTM itu menilai momentum, pengalaman, dan karakter sirkuit yang tersisa menjadi modal penting bagi Marquez untuk mengalahkan dua rival utama dari Aprilia, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi.
Marquez memangkas jarak dengan Martin secara drastis dalam beberapa seri terakhir. Sempat tertinggal 90 poin, pebalap Ducati itu kini hanya terpaut 19 poin dari Martin. Marquez juga unggul lima poin atas Bezzecchi dalam klasemen sementara.
Marquez Punya Modal Kuat
Persaingan perebutan gelar kini memasuki fase penentuan. MotoGP 2026 tinggal menyisakan sembilan seri, dimulai dari MotoGP San Marino di Misano pada akhir pekan ini.
Acosta menilai Misano bisa menjadi kesempatan besar bagi Marquez untuk kembali memangkas jarak. Marquez memiliki rekam jejak kuat di sirkuit tersebut dan memenangi dua edisi terakhir.
“Masalahnya adalah, Marc telah memperoleh banyak sekali angka sehingga dia sudah membangun banyak momentum di musim ini,” kata Acosta seperti dilansir Motorsport. “Ada sirkuit-sirkuit di depan yang sangat cocok dengan dia.”
Menurut Acosta, sebagian besar sirkuit tersisa juga memberikan peluang bagi Marquez untuk tampil kompetitif.
“Terlepas dari Indonesia, kurasa tidak ada satu sirkuit pun yang tidak dia menangi. Dari seluruh balapan yang tersisa, hanya itu dan Portimao yang bisa berjalan buruk buat dia: kurasa dia belum pernah finis di sana.”
Pengalaman Jadi Pembeda
Acosta juga menyoroti kemampuan Marquez mengamankan poin ketika tidak berada dalam kondisi terbaik. Konsistensi tersebut dapat menjadi faktor penting dalam perebutan gelar yang diprediksi berlangsung hingga seri terakhir.
“Dan bahkan seandainya mereka tidak menghapus Qatar dari kalender, dia telah membangun banyak sekali momentum dan di hari yang buruk, dia masih mendapatkan angka di manapun,” sambung El Tiburron.
“Di saat Marc harus mendesak, dia akan melakukannya seperti yang dia lakukan di tikungan pertama di Aragon. Jadi, kurasa ini akan jadi persaingan ketat sampai balapan terakhir, tapi Marc itu kan pebalap yang punya pengalaman terbanyak. Dia seharusnya memenangi kejuaraan dunia ini,” Acosta menyimpulkan.
(*)
