Gus Najmi Resmi Menjadi Ketua Harian DPP PKB, Siap Perkuat Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

POJOKNEGERI.com – Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, resmi menunjuk Najmi Mumtaza Rabbany atau Gus Najmi sebagai Ketua Harian DPP PKB. Penunjukan tersebut menggantikan Ais Shafiyah Asfar yang sebelumnya mengemban jabatan tersebut.
Cak Imin mengumumkan keputusan itu dalam forum Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Manajemen Partai yang berlangsung pada Rabu (10/6). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus DPP PKB serta seluruh Ketua DPW PKB dari berbagai daerah di Indonesia.
Penunjukan Gus Najmi menjadi bagian dari upaya penguatan organisasi partai sekaligus memperkuat regenerasi kepemimpinan di tubuh PKB. Sebelumnya, Gus Najmi menjabat sebagai Wakil Ketua Harian DPP PKB dan aktif mendampingi pelaksanaan berbagai program strategis partai.
Siap Lanjutkan Penguatan Tata Kelola Organisasi
Setelah menerima amanah baru tersebut, Gus Najmi menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan berbagai agenda penting partai. Ia menegaskan bahwa penguatan tata kelola organisasi, konsolidasi kader, serta percepatan pelaksanaan program strategis akan menjadi prioritas utama selama masa kepemimpinannya sebagai Ketua Harian.
Menurutnya, jabatan yang diberikan oleh Ketua Umum PKB merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijawab dengan kerja nyata dan pengabdian kepada partai. Karena itu, ia berkomitmen untuk memastikan seluruh program organisasi berjalan secara efektif hingga ke tingkat paling bawah.
“Komitmen Ketum Gus Muhaimin yang selalu memberi ruang bagi kaum muda akan kami jawab dengan kerja, konsolidasi, dan kemenangan PKB pada 2029. Mohon doanya ya,” kata Najmi dalam keterangan tertulis, Kamis (11/6).
Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan tekad Gus Najmi untuk melibatkan lebih banyak generasi muda dalam pembangunan organisasi partai. Ia menilai keterlibatan anak muda menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat basis dukungan PKB pada masa mendatang.
Konsolidasi Struktur Partai Jadi Fokus Utama
Gus Najmi menegaskan bahwa penguatan struktur partai akan menjadi agenda prioritas dalam waktu dekat. Ia akan mendorong koordinasi yang lebih intensif antara pengurus di berbagai tingkatan, mulai dari DPW, DPC, DPAC hingga para kader di akar rumput.
Menurutnya, struktur partai yang solid akan menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan politik ke depan. Karena itu, konsolidasi organisasi harus berjalan secara berkelanjutan dan menyentuh seluruh elemen partai.
“Selain itu, regenerasi kepemimpinan, perluasan basis dukungan masyarakat, serta peningkatan keterlibatan generasi muda akan menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan kemenangan PKB pada Pemilu 2029,” kata dia.
Melalui langkah tersebut, PKB berharap dapat memperkuat jaringan politik sekaligus memperluas dukungan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Jabatan Ketua Harian Perkuat Kinerja Organisasi
DPP PKB membentuk struktur Ketua Harian pada 2024 sebagai bagian dari penguatan manajemen organisasi partai. Jabatan tersebut memiliki fungsi strategis untuk menjalankan berbagai tanggung jawab dan implementasi program partai sehari-hari yang mewakili Ketua Umum.
Sebelum pergantian ini, Ais Shafiyah Asfar menjabat sebagai Ketua Harian DPP PKB, sementara Gus Najmi menduduki posisi Wakil Ketua Harian. Dengan pengalaman yang dimilikinya selama mendampingi kepemimpinan sebelumnya, Gus Najmi diharapkan mampu mempercepat konsolidasi organisasi dan mengoptimalkan pelaksanaan program partai.
Penunjukan Gus Najmi juga menjadi sinyal kuat bahwa PKB terus membuka ruang bagi kader muda untuk mengambil peran strategis dalam kepemimpinan partai. Melalui penguatan organisasi, regenerasi kepemimpinan, serta perluasan dukungan masyarakat, PKB menargetkan mampu meningkatkan kekuatan politiknya dan meraih hasil maksimal pada Pemilu 2029 mendatang.
(*)
