Politik
Sedang tren

Hanura Tinggalkan Logo Lama, Singa Jadi Simbol Baru Partai

POJOKNEGERI.com – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mulai memperbarui identitas politiknya menjelang Pemilu 2029. Partai tersebut kini memperkenalkan lambang baru berupa gambar singa dengan dominasi warna oranye. Simbol huruf “H” juga terlihat pada bagian bawah gambar singa sebagai penanda identitas Hanura.

Perubahan tersebut menjadi bagian dari langkah Hanura memperkuat citra partai sekaligus membangun identitas yang lebih mudah dikenali masyarakat. Sebelumnya, Hanura menggunakan logo yang lebih sederhana dengan tulisan “HANURA” sebagai elemen utama.

Ketua Tim Satgas Task Force DPP Hanura, Patrice Rio Capella, mengatakan lambang baru itu akan menjadi identitas yang lebih kuat bagi partai.

“Dulu, ketika orang ditanya apa lambang Hanura, mungkin cukup sulit menjelaskannya. Tetapi hari ini kita memiliki lambang baru berupa gambar singa,” kata Ketua Tim Satgas Task Force DPP Hanura, Patrice Rio Capella, Senin (24/8).

Rio berharap perubahan tersebut dapat membangkitkan semangat baru di seluruh jajaran Hanura. Ia juga meminta struktur partai mulai menggunakan lambang baru, termasuk pada kantor-kantor partai di tingkat daerah.

“Lambang baru ini harus memberikan semangat baru bagi Partai Hanura. Karena itu, kalau SK PAC yang lama masih menggunakan lambang Hanura yang lama, ke depan gunakan lambang yang baru,” katanya.

Konsolidasi Diperkuat hingga Daerah

Hanura belum mengumumkan perubahan logo tersebut secara resmi kepada publik. Partai akan menyampaikan identitas baru setelah proses konsolidasi di tingkat daerah rampung. Konsolidasi itu ditargetkan terus berjalan hingga awal 2027.

“Akan kami sampaikan mungkin pada awal tahun depan untuk mempersiapkan konsolidasi lebih lanjut dari Hanura ini,” katanya.

Perkuat Political Marketing

Rio menilai Hanura perlu membangun pengenalan partai melalui identitas visual yang kuat. Ia ingin masyarakat mengenali Hanura bukan hanya melalui calon anggota legislatif, tetapi juga melalui lambang partai.

“Ketika masyarakat ditanya apakah mereka mengenal Partai Hanura, mereka tidak hanya mengenal calegnya, tetapi juga mengenal partainya melalui lambang yang mereka lihat di lingkungan sekitar,” katanya.

“Politik juga berkaitan dengan marketing. Ada yang namanya political marketing. Karena itu, kita harus mampu memasarkan partai ini dengan baik,” imbuh eks politikus Partai NasDem itu.

(*)

Back to top button