Marc Marquez Belum Mau Jemawa, Persaingan Gelar MotoGP 2026 Masih Memanas

00:00 / 04:32 1×
Pembalap Ducati, Marc Marquez
Pembalap Ducati, Marc Marquez Foto: Dok. Pojoknegeri
Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

POJOKNEGERI.com – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin menarik menjelang balapan di Sirkuit Losail, Qatar.

Pembalap Ducati, Marc Marquez, belum ingin menganggap dirinya berada dalam posisi aman meskipun masih memiliki peluang untuk mengunci gelar juara dunia musim ini.

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

Marquez justru melihat sejumlah rivalnya masih memiliki potensi besar untuk menghambat langkahnya. Hal itu terlihat dari hasil sesi latihan bebas dan practice MotoGP Qatar yang berlangsung pada Jumat (6/11).

Pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, menunjukkan performa kompetitif sepanjang sesi tersebut. Sementara itu, Fabio Di Giannantonio dari tim VR46 berhasil mencatatkan waktu tercepat pada hari pertama MotoGP Qatar.

Hasil tersebut membuat Marquez menyadari bahwa persaingan belum selesai. Ia menilai Bezzecchi masih mampu memberikan tekanan besar, sedangkan Jorge Martin juga tetap menunjukkan performa yang baik meskipun sedang mengalami cedera.

“Kejuaraan ini belum berakhir. Menurut saya, jaraknya masih cukup jauh, apalagi karena Bezzecchi, seperti yang kita lihat, terus memacu diri dengan tampil sangat baik,” ujar Marquez seperti dilansir dari Crash.

“Dia tidak punya beban. Dia akan terus menekan sepanjang akhir pekan. [Jorge] Martin, bahkan dengan cederanya, dia mengendarai motornya dengan baik.”

Marc Marquez Butuh Selisih 74 Poin

Meski belum ingin berbicara banyak mengenai gelar juara, Marquez sebenarnya memiliki kesempatan untuk memastikan gelar juara dunia MotoGP 2026 di Qatar.

Namun, ia harus memenuhi satu syarat penting, yakni memperlebar keunggulan menjadi minimal 74 poin atas Jorge Martin dan Marco Bezzecchi setelah seluruh rangkaian balapan di Qatar selesai.

Angka tersebut mengacu pada maksimal poin yang bisa dikumpulkan seorang pembalap dalam dua seri balapan, termasuk sprint race dan balapan utama.

Dalam satu akhir pekan, pembalap bisa memperoleh 25 poin dari balapan utama dan 12 poin dari sprint race. Jika dihitung untuk dua balapan, total maksimalnya mencapai 74 poin.

Keunggulan Kemenangan Seri Jadi Penentu

Apabila Marquez berhasil menciptakan jarak tersebut, ia otomatis mengamankan gelar juara dunia MotoGP 2026.

Bahkan, jika rivalnya mampu menyamai jumlah poin Marquez pada akhir musim, pembalap Ducati itu tetap berhak menyandang gelar juara dunia berkat keunggulan jumlah kemenangan balapan.

(*)

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif
Pojoknegeri
Redaksi Pojoknegeri

Tim redaksi Pojoknegeri menyajikan berita independen dan berimbang untuk Indonesia.

Lihat Semua Artikel
Bagikan berita ini: Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram