Nasional

Menhub Pastikan KNKT Selidiki Kecelakaan KMP Virgo Transport 8

POJOKNEGERI.com – Pemerintah segera mengusut penyebab kecelakaan KMP Virgo Transport 8 yang mengalami insiden listing hingga terbalik di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026) dini hari. Kapal tersebut mengalami kecelakaan saat menjalani pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin.

Dalam pelayaran itu, KM Virgo memuat 243 orang penumpang, terdiri dari awak kapal hingga kru.

Dari jumlah itu, sebanyak 103 orang sudah dievakuasi, 97 di antaranya dalam kondisi selamat, sedangkan enam orang dinyatakan meninggal dunia.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui rangkaian peristiwa yang menyebabkan kapal mengalami kecelakaan.

KNKT Selidiki Penyebab Kecelakaan

Dudy mengatakan pemerintah tidak akan mengambil kesimpulan mengenai penyebab kecelakaan sebelum proses investigasi selesai. KNKT akan mengumpulkan dan menganalisis berbagai data serta fakta yang berkaitan dengan insiden tersebut.

“Terkait penyebab terjadinya musibah ini, pemerintah akan melakukan investigasi secara menyeluruh. Proses tersebut akan dilaksanakan oleh KNKT sesuai dengan kewenangannya,” ujar Dudy.

Dia meminta seluruh pihak memberikan kesempatan kepada KNKT untuk menjalankan tugas secara profesional dan independen. Pemerintah juga menekankan pentingnya proses investigasi berbasis data agar penyebab kecelakaan dapat terungkap secara objektif.

Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam meningkatkan standar keselamatan pelayaran. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem keselamatan transportasi laut dan mencegah kecelakaan serupa kembali terjadi.

KMP Virgo Transport 8 membawa 243 orang dalam pelayaran tersebut. Jumlah itu mencakup penumpang, awak kapal, hingga kru.

Petugas gabungan kemudian melakukan proses evakuasi setelah kapal mengalami insiden di perairan Laut Jawa. Hingga laporan terakhir, tim penyelamat telah mengevakuasi 103 orang.

Dari jumlah tersebut, 97 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Sementara itu, enam orang dinyatakan meninggal dunia.

Kecelakaan ini menimbulkan duka bagi keluarga korban. Pemerintah memastikan proses penanganan tidak berhenti pada tahap evakuasi, tetapi juga mencakup pendataan korban serta investigasi penyebab kecelakaan.

Dudy menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban dan memastikan Kementerian Perhubungan bersama pemangku kepentingan terkait terus mengawal penanganan musibah tersebut.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban, dan Kementerian Perhubungan bersama seluruh stakeholder akan terus mengawal proses penanganan musibah ini hingga seluruh tahapan dapat selesai dilaksanakan,” ujar Dudy dalam

(*)

Back to top button