Mourinho Beri Sinyal Bursa Transfer Real Madrid Telah Berakhir

POJOKNEGERI.com – Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, memastikan klubnya tidak akan kembali aktif di bursa transfer musim panas ini. Mourinho menilai skuad yang tersedia sudah...

00:00 / 04:32 1×
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho Foto: Dok. Pojoknegeri
Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

POJOKNEGERI.com – Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, memastikan klubnya tidak akan kembali aktif di bursa transfer musim panas ini.

Mourinho menilai skuad yang tersedia sudah cukup lengkap untuk menghadapi persaingan musim baru.

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

Madrid memang bergerak agresif sepanjang bursa transfer. Manajemen mengeluarkan sekitar 225 juta euro untuk mendatangkan enam pemain. Yan Diomande menjadi rekrutan termahal dengan nilai transfer 125 juta euro. Setelah itu, Madrid mendatangkan Marc Cucurella seharga 55 juta euro, Carlos Espi senilai 25 juta euro, serta Denzel Dumfries dengan banderol 22 juta euro.

Selain keempat pemain tersebut, Madrid juga mendapatkan Bernardo Silva dan Ibrahima Konate secara cuma-cuma. Aktivitas tersebut membuat banyak pihak menilai Madrid sudah membangun skuad yang lebih kuat untuk menghadapi musim baru.

Tidak Cari Gelandang Baru

Namun, sejumlah kalangan masih melihat kelemahan di lini tengah. Madrid sebelumnya gagal mendapatkan Rodri sehingga muncul dorongan agar klub mencari gelandang tambahan sebelum bursa transfer ditutup.

Mourinho justru menegaskan bahwa dirinya tidak membutuhkan pemain baru. Ia merasa komposisi skuad saat ini sudah memenuhi kebutuhannya.

“Bagi saya, skuad ini sudah lengkap. Bursa transfer memang masih dibuka, jadi Anda tidak pernah bisa memastikan apapun, mungkin saja ada peluang jika pemain meminta pergi, ada tawaran yang sulit ditolak. Tapi saya sudah senang dengan skuad yang ada saat ini,” ujar Mourinho seperti dikutip AS.

Fokus pada Kedalaman Skuad

Mourinho lebih mengkhawatirkan kondisi ketika pemain penting harus absen karena cedera atau skorsing. Menurutnya, tim membutuhkan pemain berkualitas yang mampu mempertahankan level permainan ketika pemain utama tidak tersedia.

“Masalah terbesar adalah ketika anda tidak punya pemain top untuk menggantikan yang cedera atau skorsing. Saya mengalami itu beberapa tahun terakhir. Tapi, saya tidak mau mengalami itu di sini,” sambungnya.

Mourinho juga memilih tidak membeberkan kelemahan Madrid secara terbuka. Ia tidak ingin memberikan informasi yang bisa dimanfaatkan tim rival.

“Saya tidak mau blak-blakan soal masalah saya ke tim rival,” pungkasnya.

(*)

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif
Pojoknegeri
Redaksi Pojoknegeri

Tim redaksi Pojoknegeri menyajikan berita independen dan berimbang untuk Indonesia.

Lihat Semua Artikel
Bagikan berita ini: Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram