Internasional

Amerika Serikat‑Israel Serang Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Iran

POJOKNEGERI.com – Serangan gabungan Amerika Serikat‑Israel menghantam area dekat Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr di selatan Iran pada Sabtu (4/4).

Serangan ini menewaskan satu orang.

“Menyusul serangan kriminal AS-Zionis, Sabtu pagi ini, sekitar pukul 08.30, sebuah proyektil menghantam area dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr di barat daya,” lapor kantor berita resmi Iran, IRNA, dilansir AFP, Sabtu (4/4/2026).

Satu penjaga gedung tewas dalam insiden itu. Namun, fasilitas pembangkit listrik tersebut tidak mengalami kerusakan.

Perang antara AS-Israel dengan Iran masih terus berlangsung. Seorang juru bicara komando operasional pusat militer Iran pada hari Sabtu (4/4) menyatakan, “sistem pertahanan udara canggih Angkatan Udara Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menghancurkan sebuah jet tempur musuh Amerika di wilayah udara Iran tengah.”

“Pesawat jet itu hancur total, dan pencarian lebih lanjut masih berlangsung,” ujarnya, dilansir AFP, Sabtu (4/4/2026).

Ancaman Donald Trump

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam Iran dengan keras dan menyatakan bahwa ia akan menghancurkan pembangkit listrik negara tersebut. Trump menegaskan agar ancaman itu tidak terjadi, pemerintahan Iran sudah mengetahui langkah yang harus mereka ambil.

“Kepemimpinan rezim baru (Iran) tahu apa yang harus dilakukan, dan harus melakukannya dengan CEPAT!” tegas Trump dalam unggahan di Truth Social, Jumat (3/4/2026), seperti dikutip CNBC.

Ancaman itu muncul setelah Amerika Serikat melancarkan serangan udara dan menghancurkan jembatan B1 yang baru dibangun di dekat Teheran. Media pemerintah Iran melaporkan serangan itu menewaskan delapan orang dan melukai 95 lainnya.

Dalam unggahannya, Trump tidak menjelaskan secara rinci apa yang dimaksud dengan “yang harus dilakukan” oleh Iran. Ia hanya menambahkan bahwa Amerika Serikat “bahkan belum mulai menghancurkan apa yang tersisa di Iran.”

Jet Tempur AS F-35 Ditembak Jatuh

Beberapa jam kemudian, kantor berita semi‑resmi Iran, Tasnim, melaporkan bahwa pasukan Iran menembak jatuh sebuah jet tempur F-35 AS di Iran Tengah. Foto puing-puing yang beredar di Telegram menunjukkan tulisan “Angkatan Udara AS di Eropa” pada bagian seperti ekor pesawat.

Ancaman terbaru Trump muncul sehari setelah ia menyampaikan pidato yang menyatakan bahwa militer AS akan menyerang Iran dengan sangat keras selama 2–3 minggu ke depan. Ia menambahkan bahwa AS akan “mengembalikan mereka ke zaman batu tempat mereka seharusnya berada.”

(*)

Back to top button