Internasional
Sedang tren

Zelensky Ungkap Dugaan Pengerahan 50 Ribu Tentara Korut ke Rusia

POJOKNEGERI.com – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan dugaan rencana Korea Utara mengirim hingga 50 ribu tentaranya ke Rusia untuk membantu sekutunya dalam perang melawan Ukraina.

Angka tersebut meningkat dibandingkan perkiraan sebelumnya yang disampaikan Zelensky pada Juli lalu.

Zelensky menyebut keputusan untuk mengerahkan pasukan Korea Utara ke wilayah Rusia telah dibuat. Namun, dia tidak menjelaskan sumber informasi yang menjadi dasar klaim tersebut.

“Keputusan telah dibuat untuk mengerahkan 30 ribu hingga 50 ribu warga Korea Utara di wilayah Rusia,” tulis Zelensky melalui unggahan di X pada Minggu (9/8).

Pasukan Korut Disebut Dapat Pengalaman Perang

Menurut Zelensky, keterlibatan Korea Utara dalam perang Rusia-Ukraina berpotensi meningkatkan kemampuan militer negara tersebut.

Ia menilai Pyongyang dapat memanfaatkan pengalaman perang modern sekaligus memperoleh teknologi dan perlengkapan militer dari Moskow.

Zelensky juga mengklaim Kyiv telah menemukan sejumlah rudal buatan Korea Utara di wilayah Ukraina. Namun, dia tidak mengungkapkan lokasi penemuan rudal tersebut.

“Sangat jelas bahwa Korea Utara akan terus membangun pengalamannya dalam perang modern, mendapatkan lisensi dari Rusia, dan menerima berbagai macam peralatan militer dari mereka,” imbuhnya.

Ukraina juga menduga kerja sama militer Rusia dan Korea Utara terus berkembang. Kepada Reuters, seorang pejabat intelijen militer Ukraina mengatakan unit rudal Korea Utara mulai dikerahkan ke Rusia bagian barat.

Ukraina Minta Dukungan Korea Selatan

Di tengah meningkatnya dugaan dukungan militer Korea Utara terhadap Rusia, Zelensky meminta Korea Selatan memperkuat kerja sama pertahanan dengan Ukraina.

Ia secara khusus mendesak Seoul meningkatkan dukungan terhadap sistem pertahanan udara Ukraina. Kyiv menghadapi keterbatasan sistem pertahanan udara berkemampuan tinggi ketika Rusia meningkatkan serangan menggunakan rudal balistik.

“Kami siap bekerja sama dalam Drone Deal dan bidang-bidang lainnya,” katanya.

Zelensky menambahkan, diplomat Ukraina kini berkomunikasi dengan pemerintah Korea Selatan untuk membahas kemungkinan kesepakatan tersebut.

Sementara itu, pejabat intelijen militer Ukraina mengatakan unit rudal Korea Utara yang dikerahkan ke Rusia kemungkinan membawa 120 rudal balistik dan enam peluncur. Peralatan tersebut diduga akan digunakan untuk melancarkan serangan terhadap Ukraina.

Ukraina saat ini kekurangan sistem pertahanan udara berkemampuan tinggi. Rusia diduga memanfaatkan kondisi tersebut dengan meningkatkan penggunaan rudal balistik yang relatif sulit dicegat sistem pertahanan udara.

(*)

Back to top button