POJOKNEGERI.com – Penurunan performa Vinicius Jr bersama Real Madrid menjadi sorotan setelah winger asal Brasil itu kesulitan menunjukkan ketajamannya pada awal musim ini.
Di tengah kritik yang mengarah kepadanya, mantan rekan setimnya, Toni Kroos, memberikan pembelaan sekaligus mengingatkan Vini mengenai tanggung jawabnya di lapangan.
Kroos menilai penurunan performa merupakan bagian wajar dalam perjalanan seorang pesepakbola.
Ia percaya Vinicius masih memiliki kualitas teknis untuk melewati lawan dan kembali memberikan kontribusi besar bagi Los Blancos.
Performa Menurun, Kualitas Vinicius Tak Hilang
Vinicius belum menunjukkan produktivitas yang diharapkan pada awal musim ini. Ia baru mencetak satu gol dalam delapan pertandingan LaLiga, sebuah catatan yang memunculkan pertanyaan mengenai konsistensinya di lini serang Real Madrid.
Selain minim gol, Vinicius juga dinilai tidak lagi seefektif sebelumnya ketika menghadapi lawan dalam situasi satu lawan satu.
Kehadiran Kylian Mbappe turut mengubah dinamika serangan Madrid, termasuk pembagian peran dalam penyelesaian akhir.
Situasi tersebut membuat Vinicius harus beradaptasi dengan kebutuhan tim. Di sisi lain, dinamika dengan pelatih dan persaingan di dalam skuad juga menambah tekanan terhadap posisinya.
Namun, Kroos tidak melihat situasi itu sebagai tanda bahwa kemampuan Vinicius telah memudar. Mantan gelandang asal Jerman tersebut justru menyoroti keunggulan utama sang winger, yakni kecepatan dan kemampuan teknik untuk melewati pemain bertahan.
“Vinicius adalah anugerah bagi para gelandang. Mereka sangat berharga karena mampu bergerak tiga langkah lebih cepat daripada bek-bek lawan,” ujarnya dilansir dari Marca.
“Vini punya segala kemampuan teknis untuk menghadapi tiap lawan,” tegasnya.
Kroos Minta Vinicius Lebih Aktif Membantu Pertahanan
Meski membela Vinicius, Kroos tetap memberikan catatan penting mengenai kontribusi sang pemain di luar tugas menyerang. Menurutnya, Vinicius perlu menunjukkan kerja keras ketika tim kehilangan bola dan membantu rekan-rekannya menjaga keseimbangan permainan.
Tuntutan tersebut menjadi penting karena sepak bola modern tidak hanya mengandalkan kemampuan individu saat menyerang. Para pemain depan juga harus berkontribusi dalam fase bertahan demi menjaga organisasi tim.
Kroos mencontohkan Diomande dan Jude Bellingham sebagai pemain yang juga menjalankan tanggung jawab defensif. Ia menegaskan bahwa Vinicius perlu menerapkan standar kerja yang sama jika ingin terus menjadi pilihan utama.
“Vini harus ikut bertahan, seperti yang dilakukan Diomande dan Bellingham,” tutupnya.
(*)




