Quartararo Akui Sachsenring Jadi Ujian Berat Yamaha, Bidik Hasil Maksimal Sebelum Libur Musim

POJOKNEGERI.com – Fabio Quartararo tidak datang ke MotoGP Jerman 2026 dengan rasa percaya diri yang tinggi. Pebalap Monster Yamaha itu justru melihat seri di Sachsenring sebagai salah satu tantangan terbesar yang harus dihadapi timnya pada musim ini.
MotoGP Jerman menjadi balapan terakhir sebelum seluruh tim memasuki jeda musim panas. Karena itu, Quartararo ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membawa pulang hasil terbaik sekaligus menutup paruh pertama musim dengan catatan positif.
Meski demikian, juara dunia MotoGP 2021 itu menyadari karakter Sachsenring belum bersahabat dengan Yamaha YZR-M1. Kondisi tersebut membuat Yamaha harus bekerja lebih keras sejak hari pertama akhir pekan balapan agar mampu bersaing dengan para rival.
Quartararo menilai pekerjaan tim tidak hanya berfokus pada kecepatan satu putaran, tetapi juga menemukan setelan motor yang mampu tampil konsisten sepanjang akhir pekan.
Sachsenring Dinilai Kurang Cocok untuk Yamaha
Pebalap asal Prancis itu datang ke Jerman setelah finis di posisi kedelapan pada MotoGP Belanda di Sirkuit Assen dua pekan lalu. Hasil tersebut memang belum menempatkannya di barisan depan, tetapi Quartararo menilai Yamaha berhasil memaksimalkan potensi motor yang dimiliki.
Ia mengakui balapan di Assen berlangsung sangat menguras tenaga. Namun, tim mampu membawa pulang hasil yang sesuai dengan kemampuan paket motor saat ini.
“Assen sangat menguras fisik, tetapi kami berhasil mendapatkan hasil semaksimal mungkin dari balapan itu,” kata Quartararo seperti dilansir Crash.net.
Kini fokus Yamaha beralih ke Sachsenring. Menurut Quartararo, karakter sirkuit yang sempit, teknis, dan dipenuhi tikungan membuat YZR-M1 sulit menunjukkan performa terbaik dibandingkan para pesaing.
Situasi itu membuat Yamaha tidak ingin memasang target berlebihan. Sebaliknya, tim memilih fokus memperbaiki performa sejak sesi latihan bebas agar mampu memperoleh posisi start yang kompetitif.
Kenangan Manis Tak Menjamin Hasil
Di balik keraguannya, Sachsenring tetap memiliki arti khusus bagi Quartararo. Sirkuit tersebut menjadi tempat ia meraih kemenangan MotoGP Jerman 2022.
Hingga kini, kemenangan tersebut masih menjadi kemenangan terakhir Yamaha di kelas premier MotoGP. Namun, Quartararo menilai kondisi motor Yamaha saat ini sudah berbeda sehingga kenangan manis itu tidak bisa dijadikan patokan menghadapi balapan akhir pekan ini.
“Sachsenring adalah sirkuit yang menyimpan banyak kenangan indah bagi saya, termasuk kemenangan di sana. Jadi menyenangkan bisa kembali lagi,” ujarnya.
“Tetapi ini bukan sirkuit yang mudah bagi kami. Kami akan fokus pada hal-hal positif, terus bekerja keras, dan berusaha tampil kompetitif sejak awal akhir pekan.”
Pernyataan itu menunjukkan Quartararo tetap berusaha menjaga optimisme di tengah keterbatasan performa Yamaha. Ia berharap tim mampu menemukan solusi teknis yang dapat meningkatkan daya saing motor sepanjang akhir pekan.
Ingin Menutup Paruh Pertama Musim dengan Positif
MotoGP Jerman menjadi kesempatan terakhir bagi seluruh tim sebelum kompetisi memasuki jeda musim panas. Quartararo pun ingin memanfaatkan momen tersebut untuk mengumpulkan poin sebanyak mungkin.
Ia berharap Yamaha bisa menemukan setelan terbaik sejak sesi latihan sehingga peluang tampil baik pada kualifikasi maupun balapan utama semakin terbuka.
“Target kami adalah memasuki jeda musim panas dengan hasil sebaik mungkin,” kata Quartararo.
Target itu menjadi motivasi utama Quartararo dan Monster Yamaha di Sachsenring. Meski tidak menjagokan diri sebagai kandidat terdepan, Quartararo tetap percaya kerja keras tim sejak awal akhir pekan dapat membantu Yamaha memaksimalkan potensi YZR-M1. Hasil positif di MotoGP Jerman juga akan menjadi modal penting bagi Quartararo dan Yamaha untuk melakukan evaluasi selama jeda musim panas sebelum kembali menghadapi persaingan ketat pada paruh kedua musim MotoGP 2026.
(*)


