Prabowo Hadiri Rakornas TPAKD 2026 Perluas Akses Keuangan

00:00 / 04:32 1×
Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto secara resmi menghadiri pembukaan Rakornas TPAKD 2026 yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada Kamis (22/10/2026). Kehadiran ini mempertegas komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pemerataan akses keuangan hingga ke seluruh pelosok daerah di Indonesia.

Acara yang mengusung tema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia” ini menjadi platform strategis bagi sinergi lintas sektoral. Oleh karena itu, pertemuan ini melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga para pemangku kepentingan di sektor jasa keuangan nasional.

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

Dalam arahannya, Presiden memberikan apresiasi tinggi terhadap perluasan jangkauan layanan keuangan yang kini mulai dirasakan oleh masyarakat di wilayah terpencil. Selain itu, beliau menekankan bahwa inklusi keuangan merupakan kunci utama dalam menggerakkan roda ekonomi rakyat secara mandiri dan berkelanjutan.

Pentingnya Rakornas TPAKD 2026 bagi Ekonomi Daerah

Presiden Prabowo menjelaskan bahwa akses terhadap modal dan layanan perbankan tidak boleh hanya berpusat di kota-kota besar. Sementara itu, peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dianggap sangat vital dalam menjembatani kebutuhan finansial masyarakat kecil dengan institusi keuangan formal.

Penyelenggaraan Rakornas TPAKD 2026 diharapkan mampu melahirkan terobosan baru dalam penyederhanaan birokrasi perbankan bagi pelaku UMKM. Hal ini penting karena sektor UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional yang membutuhkan dukungan pendanaan yang cepat, mudah, dan transparan.

Lebih lanjut, Presiden mengingatkan bahwa literasi keuangan harus berjalan beriringan dengan inklusi agar masyarakat terhindar dari praktik investasi ilegal. Akibatnya, pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan terus meningkatkan pengawasan serta edukasi finansial secara masif di setiap provinsi.

  • Peningkatan alokasi kredit produktif untuk sektor pertanian dan perikanan di daerah.
  • Digitalisasi sistem keuangan desa guna mempermudah transaksi masyarakat di wilayah 3T.
  • Penguatan koordinasi antara Kepala Daerah dengan perbankan milik negara maupun swasta.
  • Penyediaan skema pembiayaan hijau yang mendukung keberlanjutan lingkungan hidup.

Target Pemerataan Akses Keuangan Nasional

Melalui forum Rakornas TPAKD 2026 ini, pemerintah menargetkan angka inklusi keuangan dapat mencapai level maksimal sebelum pergantian tahun depan. Selanjutnya, setiap daerah diwajibkan memiliki program unggulan yang disesuaikan dengan karakteristik ekonomi lokal masing-masing wilayah.

Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya inovasi teknologi finansial dalam mendukung program nasional ini. Namun, beliau tetap menekankan perlunya perlindungan data pribadi konsumen sebagai prioritas utama dalam setiap transformasi digital yang dilakukan oleh institusi keuangan.

Sebagai penutup, Presiden optimis bahwa kerja keras seluruh anggota Rakornas TPAKD 2026 akan membuahkan hasil nyata bagi peningkatan taraf hidup masyarakat. Oleh karena itu, dukungan dari seluruh lapisan masyarakat sangat diperlukan agar sistem keuangan nasional menjadi lebih inklusif, tangguh, dan berkeadilan.

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif
Pojoknegeri
Redaksi Pojoknegeri

Tim redaksi Pojoknegeri menyajikan berita independen dan berimbang untuk Indonesia.

Lihat Semua Artikel
Bagikan berita ini: Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram