Samarinda
Sedang tren

PLN UP3 Samarinda Perkuat Sinergi Cegah Stunting, Saefuddin Zuhri Apresiasi Program GENTING

POJOKNEGERI.com  – Pemerintah Kota Samarinda terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat penurunan angka stunting.

Salah satu bentuk nyata sinergi tersebut terlihat dalam kegiatan penyerahan bantuan program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang digelar PT PLN (Persero) UP3 Samarinda, Senin (20/7/2026).

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menghadiri kegiatan tersebut sekaligus menyampaikan apresiasi atas komitmen PT PLN (Persero) UP3 Samarinda yang berkontribusi mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka stunting melalui Program Orang Tua Asuh Cegah Stunting.

Menurut Saefuddin, keterlibatan dunia usaha menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.

Ia menilai keberhasilan menurunkan angka stunting tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan.

Stunting Ancam Kualitas Generasi Masa Depan

Dalam sambutannya, Saefuddin menegaskan bahwa stunting bukan hanya persoalan tinggi badan anak yang tidak sesuai dengan usianya. Dampaknya jauh lebih luas karena menyangkut kualitas generasi penerus bangsa.

“Stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan anak yang tidak sesuai usianya. Lebih dari itu, stunting merupakan persoalan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Anak yang mengalami stunting berpotensi menghadapi hambatan dalam perkembangan otak, kemampuan belajar, produktivitas kerja, hingga berpengaruh terhadap kualitas hidupnya ketika dewasa,” ujar Saefuddin.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Samarinda terus menjadikan percepatan penurunan stunting sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah melalui berbagai program yang dilaksanakan secara terpadu.

Berbagai Program Terpadu Terus Diperkuat

Pemerintah Kota Samarinda menjalankan berbagai langkah strategis untuk menekan angka stunting.

Upaya tersebut mencakup penguatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, peningkatan gizi balita, edukasi keluarga, penyediaan sanitasi yang layak, akses air bersih, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.

Namun demikian, Saefuddin menegaskan keberhasilan program tersebut memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha, organisasi masyarakat, tenaga kesehatan, kader Posyandu, hingga masyarakat secara luas.

“Program Orang Tua Asuh Cegah Stunting merupakan contoh nyata bagaimana semangat gotong royong diwujudkan dalam bentuk kepedulian terhadap keluarga yang membutuhkan pendampingan dan bantuan,” katanya.

Ia juga menilai bantuan yang diberikan melalui Program GENTING tidak hanya memiliki nilai material, tetapi juga menjadi investasi bagi masa depan anak-anak agar tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing.

Edukasi Keluarga Menjadi Fondasi Pencegahan

Saefuddin mengajak seluruh keluarga penerima manfaat memanfaatkan bantuan yang diterima untuk memenuhi kebutuhan gizi anak dan keluarga. Ia juga mengimbau para orang tua agar menerapkan pola makan bergizi seimbang, menjaga kebersihan lingkungan, rutin memanfaatkan layanan Posyandu, serta mengikuti arahan tenaga kesehatan untuk memantau tumbuh kembang anak.

Menurutnya, pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, bahkan sebelum anak dilahirkan.

“Pencegahan stunting bukan hanya dimulai ketika anak lahir, tetapi bahkan sejak masa remaja, masa kehamilan, hingga seribu hari pertama kehidupan anak. Karena itu edukasi kepada keluarga menjadi bagian yang sangat penting dalam upaya pencegahan stunting,” ujarnya.

Apresiasi untuk Seluruh Pemangku Kepentingan

Saefuddin turut menyampaikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan, kader Posyandu, Tim Pendamping Keluarga, penyuluh keluarga berencana, serta seluruh pihak yang selama ini mendampingi masyarakat dalam upaya menurunkan angka stunting di Kota Samarinda.

Menurutnya, keberhasilan program percepatan penurunan stunting merupakan hasil kerja bersama yang membutuhkan komitmen dan konsistensi seluruh pemangku kepentingan.

Di akhir sambutannya, Saefuddin mengucapkan terima kasih kepada PT PLN (Persero) UP3 Samarinda atas kontribusi nyata melalui Program Orang Tua Asuh Cegah Stunting.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga target penurunan stunting di Kota Samarinda dapat tercapai sekaligus melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

(*)

Back to top button