Juergen Klopp Bantah Kabar ke Real Madrid

POJOKNEGERI.COM – Juergen Klopp membantah kabar dirinya akan melatih Real Madrid. Klopp tegaskan saat ini sedang menikmati kerjaannya bersama Red Bull.
Real Madrid kabarnya sudah meminati Juergen Klopp sejak dua musim terakhir.
Selepas Klopp cabut dari Liverpool, pria asal Jerman itu ditunjuk jadi Direktur Global Sports Red Bull yang memayungi Paris FC, Leeds United, sampai Leipzig. Dikontrak sampai 2029.
Berjalannya waktu, pihak Juergen Klopp kerap membantah rumor Klopp ke Real Madrid. Saat ini Alvaro Arbeloa masih menduduki kursi pelatih Real Madrid setelah pemecatan Xabi Alonso
Klopp tegaskan sekali lagi. Ia masih menikmati pekerjaannya sekarang ini!
“Red Bull memberi saya kesempatan untuk menemukan peran yang telah kami definisikan bersama, selangkah demi selangkah. Sebagai pribadi, saya berada di tempat di mana saya benar-benar merasa tenang dengan posisi saya sekarang,” paparnya.
“Saya tidak ingin berada di tempat lain,” tegasnya.
Juergen Klopp memang masih menyimpan asa untuk melatih lagi. Tapi tidak sekarang ini, karena pria berusia 58 tahun itu menghormati kontraknya di Red Bull.
Fase Baru Karier
Jurgen Klopp kini menjalani fase baru dalam karier sepak bolanya. Setelah bertahun-tahun sebagai pelatih yang sukses bersama Borussia Dortmund dan Liverpool, Klopp kini mengisi posisi strategis sebagai Head of Global Soccer Red Bull.
Peran itu sudah ia jalani selama satu tahun, dan menurutnya, perubahan karirnya tersebut tidak sesederhana yang banyak orang bayangkan
Dalam wawancara yang bersama nytimes.com di kantor baru RB Leipzig, Klopp mengakui bahwa bahkan ia sendiri sempat belum sepenuhnya memahami pekerjaan di jabatan barunya.
“Saya Jurgen Klopp, tapi jujur saja, di awal saya juga belum tahu betul apa makna peran ini,” ujarnya sambil mengeluarkan tertawa khasnya.
Berbeda dengan anggapan banyak orang, Klopp menegaskan tidak mengambil peran sebagai “pelatih di balik layar” yang ikut mengatur tim atau menekan para pelatih di klub-klub yang ada jaringan Red Bull. Ia juga menepis anggapan bahwa ia menjadi sosok penentu nasib pelatih.
“Saya bukan orang yang datang dari jauh lalu menunjuk siapa salah dan siapa benar. Tugas saya lebih banyak mendengar, menenangkan situasi, dan membantu mengambil keputusan saat memang butuhkan,” kata Klopp.
Red Bull saat ini memiliki jaringan klub yang luas, mulai dari RB Leipzig sebagai pusat, New York Red Bulls di Amerika Serikat, Red Bull Bragantino di Brasil, RB Omiya Ardija di Jepang, hingga keterlibatan di Paris FC dan Leeds United.
Selain itu, Red Bull juga kuat di Austria lewat RB Salzburg dan FC Liefering.
Tugas utama Klopp sejak bergabung adalah memahami ekosistem besar tersebut.
(*)
