
POJOKNEGERI.com – Mantan penjaga gawang Iker Casillas kembali menarik perhatian publik setelah memberikan pandangan tegas mengenai masa depan kursi pelatih Real Madrid. Ia secara terbuka menolak wacana kembalinya José Mourinho dan justru mendorong klub untuk kembali menggunakan jasa Xabi Alonso.
Pernyataan Casillas ini muncul di tengah ketidakpastian arah tim setelah performa Real Madrid menurun pada akhir musim.
Casillas Dukung Alonso sebagai Solusi Jangka Panjang
Casillas menilai Xabi Alonso sebagai sosok yang tepat untuk membangun kembali identitas permainan Real Madrid. Ia bahkan secara langsung menyebut lebih memilih Alonso ketimbang opsi lain yang saat ini ramai jadi perbincangan.
“Saya akan merekrut Xabi Alonso lagi. Bagi saya, dia adalah pelatih yang sempurna,” kata Casillas saat soal isu Mourinho kembali ke Madrid.
Pernyataan tersebut memperlihatkan keyakinan kuat Casillas terhadap mantan rekan setimnya itu. Ia menilai Alonso memiliki pendekatan taktik modern dan pemahaman mendalam tentang budaya klub.
Dalam narasi yang berkembang di lingkungan Madrid, Alonso sebenarnya tidak bertahan lama setelah menggantikan Carlo Ancelotti pada Juni 2025. Ia kemudian meninggalkan posisinya pada awal 2026 setelah menjalani periode yang penuh tekanan.
Meski demikian, catatan performa Alonso tetap menunjukkan hasil positif. Ia mencatatkan 24 kemenangan, empat hasil imbang, dan enam kekalahan dari total 34 pertandingan di semua kompetisi. Dengan demikian, ia membukukan win rate sebesar 70,59 persen.
Banyak pihak menilai angka tersebut cukup solid untuk seorang pelatih baru yang menangani klub sebesar Real Madrid dalam situasi transisi.
Arbeloa Gagal Stabilkan Performa Tim
Setelah kepergian Alonso, manajemen klub menunjuk Álvaro Arbeloa sebagai pelatih baru. Namun, perubahan ini tidak membawa dampak positif yang signifikan.
Performa Real Madrid justru menurun tajam. Tim gagal menjaga konsistensi permainan dan kehilangan momentum dalam berbagai kompetisi. Kondisi ini membuat klub kembali dikritik karena dianggap tidak memiliki arah jangka panjang yang jelas.
Situasi tersebut bahkan membuat Madrid hampir menutup musim tanpa meraih trofi.
Nama Mourinho Kembali Mencuat, Casillas Menolak
Di tengah situasi sulit tersebut, nama José Mourinho kembali muncul sebagai kandidat pelatih Real Madrid untuk musim depan. Namun, gagasan itu tidak mendapat dukungan dari Casillas.
Ia secara terang-terangan menolak wacana tersebut dan menegaskan bahwa dirinya tidak tertarik dengan kemungkinan reuni Mourinho di Santiago Bernabéu.
“Anda bertanya tentang Mourinho dan saya tidak peduli… Saya pernah mengalami masa sulit dengannya, tetapi itu sudah berakhir,” sambungnya.
Pernyataan itu menegaskan bahwa pengalaman masa lalu masih memengaruhi pandangan Casillas, meskipun ia mengakui konflik tersebut sudah selesai.
Dengan kondisi performa tim yang tidak stabil, Real Madrid kini menghadapi tekanan besar untuk menentukan arah baru. Publik mulai membandingkan opsi pelatih yang tersedia, antara pendekatan jangka panjang seperti yang ditawarkan Alonso atau gaya kepemimpinan keras seperti Mourinho.
Di tengah perdebatan itu, suara Casillas menambah bobot opini bahwa klub membutuhkan stabilitas, bukan sekadar perubahan besar yang berulang.
(*)
