Hilirisasi Nikel Prabowo Resmi Diluncurkan di Halmahera

HALMAHERA TENGAH — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi memulai langkah besar melalui program hilirisasi nikel Prabowo dengan nilai investasi fantastis mencapai Rp180 triliun....

00:00 / 04:32 1×
Hilirisasi Nikel Prabowo - Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan 11 proyek ekosistem hilirisasi nikel senilai Rp180 triliun di kawasan IWIP, Halmahera Tengah.
Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan 11 proyek ekosistem hilirisasi nikel senilai Rp180 triliun di kawasan IWIP, Halmahera Tengah. (Foto: economy.okezone.com) Foto: Dok. Pojoknegeri
Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

HALMAHERA TENGAH — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi memulai langkah besar melalui program hilirisasi nikel Prabowo dengan nilai investasi fantastis mencapai Rp180 triliun. Langkah strategis ini menandai babak baru dalam pengelolaan sumber daya alam nasional yang lebih mandiri dan berdaya saing di kancah global.

Kegiatan peresmian tersebut berlangsung di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, pada Kamis, 8 Oktober 2026. Melalui seremoni tersebut, Presiden menegaskan bahwa kekayaan alam Indonesia tidak boleh lagi diekspor dalam bentuk mentah tanpa adanya pengolahan di dalam negeri.

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif

Investasi yang masuk mencakup komersialisasi dan groundbreaking 11 ekosistem hilirisasi nikel dengan total nilai keseluruhan mencapai USD 10,2 miliar. Oleh karena itu, kehadiran proyek berskala besar ini diharapkan mampu memberikan dampak pengganda (multiplier effect) bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

Komitmen Hilirisasi Nikel Prabowo untuk Masa Depan

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pengelolaan kekayaan alam yang baik adalah kunci utama menuju status negara maju. Karena hal tersebut merupakan amanat konstitusi, pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong industrialisasi di dalam negeri agar nilai tambah ekonomi tetap berada di tanah air.

Selain itu, proyek hilirisasi nikel Prabowo ini menjadi fondasi penting bagi terciptanya ekosistem energi hijau yang berkelanjutan. Berikut adalah beberapa poin utama dari rangkaian proyek hilirisasi yang diluncurkan di Maluku Utara:

  • Total investasi proyek mencapai Rp180 triliun atau setara dengan USD 10,2 miliar.
  • Mencakup pembangunan 11 ekosistem industri nikel terpadu dari hulu hingga hilir.
  • Lokasi pusat kegiatan industri berada di kawasan strategis IWIP, Halmahera Tengah.
  • Melibatkan pelepasan ekspor perdana baterai kendaraan listrik hasil produksi lokal.

Pemerintah sangat optimis bahwa proyek raksasa ini akan menciptakan ribuan lapangan kerja baru bagi tenaga kerja lokal di daerah tersebut. Sementara itu, teknologi yang diimplementasikan dalam pabrik-pabrik di IWIP merupakan teknologi terkini yang ramah lingkungan serta efisien secara operasional.

Ekspor Perdana Baterai dan Penguatan Ekonomi Global

Salah satu agenda paling krusial dalam kunjungan kerja ini adalah pelepasan ekspor perdana baterai kendaraan listrik hasil produksi industri dalam negeri. Sehingga, Indonesia kini resmi memantapkan posisinya dalam rantai pasok global industri otomotif masa depan yang berbasis energi terbarukan.

Presiden menekankan bahwa Indonesia memiliki posisi tawar yang sangat kuat di mata dunia karena memiliki cadangan nikel terbesar. Meskipun tantangan ekonomi global cukup berat, pemerintah sangat yakin bahwa hilirisasi adalah jalan keluar terbaik untuk memperkuat fundamental ekonomi nasional dari guncangan eksternal.

Selanjutnya, Presiden meminta seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga iklim investasi agar tetap kondusif di wilayah Maluku Utara. Hal ini diperlukan agar para investor terus merasa aman dalam menanamkan modalnya, yang pada akhirnya akan mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh pelosok negeri.

Sebagai penutup, Presiden kembali mengingatkan bahwa kedaulatan ekonomi hanya bisa dicapai jika bangsa ini mampu mengelola hartanya dengan bijak. Oleh sebab itu, program hilirisasi nikel Prabowo ini akan terus diperluas ke berbagai komoditas strategis lainnya seperti tembaga, bauksit, hingga hasil laut dan perkebunan.

Advertisement
Ruang Iklan 300 × 250 px / Responsif
Pojoknegeri
Redaksi Pojoknegeri

Tim redaksi Pojoknegeri menyajikan berita independen dan berimbang untuk Indonesia.

Lihat Semua Artikel
Bagikan berita ini: Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram