
POJOKNEGRI.com – Marc Marquez gagal memanfaatkan balapan MotoGP Inggris untuk memangkas jarak di klasemen. Pembalap Ducati itu hanya mampu finis di posisi ketujuh setelah kesulitan menemukan kecepatan terbaik sepanjang balapan.
Hasil tersebut membuat Marquez tertinggal semakin jauh dari Jorge Martin dalam persaingan perebutan posisi teratas klasemen. Marquez kini mengoleksi 200 poin, sedangkan Martin unggul 40 angka setelah mencatat hasil yang lebih baik di MotoGP Inggris.
Kesulitan Kejar Aprilia
Marquez mengakui dirinya tidak mampu menandingi kecepatan para pembalap Aprilia. Padahal, ia menilai Ducati sebenarnya bekerja dengan baik dan tidak mengalami persoalan berarti pada motor maupun ban.
Ia bahkan hanya menargetkan posisi lima besar sebagai hasil terbaik yang masih mungkin diraih. Namun, Marquez tidak mampu menemukan solusi untuk meningkatkan kecepatannya selama balapan.
“Motor bekerja dengan baik, begitu juga dengan ban. Namun hari ini saya tidak mampu menemukan cara lebih baik dan posisi ketujuh adalah posisi di atas kertas yang bisa kami harapkan.”
“Dari sudut pandang optimistis, kami bisa masuk lima besar, namun kami tak mampu menemukan cara terbaik sehingga kami finis di posisi ketujuh.”
Selain kesulitan melawan Aprilia, Marquez juga gagal menjadi pembalap Ducati dengan posisi finis terbaik. Ia harus mengakui keunggulan Alex Marquez yang finis di posisi keempat dan Fabio Di Giannantonio yang menempati posisi keenam.
Akui Alex Marquez Lebih Cepat
Marquez menilai dirinya juga perlu lebih pintar menjaga kondisi fisik ketika menghadapi balapan MotoGP. Ia bahkan menyebut performa Alex Marquez di sirkuit tersebut memang lebih baik dibandingkan dirinya.
“Diri saya sendiri (yang patut disalahkan). Tahun lalu ketika saya ada dalam kondisi terbaik, Alex juga lebih cepat dibandingkan saya di sirkuit ini.”
Menurut Marquez, Alex mampu mengoptimalkan motor Ducati dengan lebih baik pada MotoGP Inggris. Padahal, keduanya menggunakan motor yang sama.
“Tapi memang Alex mengendarai motor lebih baik dibandingkan kami (Marquez dan Di Giannantonio). Maksud saya, kami menggunakan motor yang sama,” tutur Marquez.
Kegagalan meraih hasil maksimal membuat posisi Marquez dalam perburuan gelar semakin sulit. Di sisi lain, penampilan apik Martin membuat selisih poin kembali melebar di klasemen.
(*)
