Hadiri Silaturahmi Ramadan KKSS, Wali Kota Andi Harun Tekankan Soal Jaga Persatuan

POJOKNEGERI.com – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan silaturahmi Ramadan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di GOR Segiri, Senin (16/3/2026).
Acara yang dirangkai dengan buka puasa bersama, pelantikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) KKSS Provinsi Kalimantan Timur dan Kota Samarinda.
Selain itu juga dilakukan serta penyerahan santunan kepada anak-anak yatim piatu ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Provinsi Kalimantan Timur bersama Badan Pengurus Daerah (BPD) KKSS Kota Samarinda. Kegiatan ini menjadi wadah mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadan.
Lebih dari itu, acara ini memperkuat kebersamaan antara warga KKSS dengan pemerintah daerah serta berbagai unsur masyarakat di Samarinda.
Hadir dalam kesempatan itu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Timur Muhammad Rasyid, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang terdiri dari jajaran TNI, Polri, Kejaksaan, hingga Pengadilan, serta jajaran pengurus KKSS tingkat provinsi maupun kota. Para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan sesepuh warga Sulawesi Selatan yang berdomisili di Samarinda juga turut memeriahkan acara.
Suasana kebersamaan semakin terasa saat penyerahan santunan secara simbolis kepada perwakilan anak-anak yatim piatu.
Momen ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus memperkuat nilai solidaritas di tengah masyarakat.
Pesan Wali Kota Samarinda
Dalam sambutannya, Andi Harun menyampaikan apresiasi atas peran KKSS dalam menjaga silaturahmi dan harmoni sosial.
“Kegiatan seperti ini sangat baik karena bukan hanya menjadi ajang berbuka puasa bersama. Tetapi juga memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk,” ujarnya.
Andi Harun menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman.
“Saya menyampaikan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan serta menjaga keutuhan kewargaan bersama dengan elemen masyarakat lain,” kata Andi Harun.
Ia menambahkan bahwa keberagaman suku dan budaya merupakan modal fundamental dalam membangun kota yang kondusif.
“Dan semua elemen bangsa termasuk suku-suku, budaya yang beragam itu akan menjadi modal yang sangat fundamental dalam membangun Samarinda yang kondusif, Samarinda utuh dan saling peduli,” tuturnya.
Wali Kota juga mengingatkan bahwa persatuan adalah modal utama dalam pembangunan daerah.
“Kita harus terus berikhtiar menjaga persatuan, karena itu modal utama kita di Kota Samarinda,” pungkasnya.
Kegiatan silaturahmi Ramadan KKSS ini tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan antarwarga Sulawesi Selatan di Samarinda, tetapi juga memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah daerah.
Dengan hadirnya berbagai tokoh dan unsur masyarakat, acara ini mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan sosial di kota yang multikultural.
(ADV/Diskominfo SMD)


