
POJOKNEGERI.COM – Bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Pers Nasional (HPN), sebuah momentum penting untuk mengenang peran pers sebagai pilar demokrasi dan pengawal kebebasan berpendapat.
Sejak ditetapkan pada 9 Februari 1985, Hari Pers Nasional menjadi ajang refleksi atas kontribusi media dalam membangun masyarakat yang kritis, berpengetahuan, dan berkeadilan.
Hari Pers Nasional juga menjadi pengingat bahwa kebebasan pers harus selalu dibarengi dengan etika jurnalistik. Dengan demikian, media dapat terus menjadi mitra masyarakat dalam memperjuangkan transparansi, keadilan, dan kemajuan bangsa.
Di momentum peringatan Hari Pers Nasional, Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyampaikan apresiasi terhadap peran pers dalam pembangunan bangsa dan daerah.
“Pemerintah Kota Samarinda dan seluruh masyarakat Kota Samarinda menyampaikan selamat dan sukses atas Hari Pers Nasional yang diperingati setiap tanggal 9 Februari,” ujar Andi Harun.
Pada tahun 2026 ini, peringatan Hari Pers Nasional dipusatkan di Provinsi Banten.
Andi Harun berharap momentum Hari Pers Nasional dapat semakin memperkuat peran pers nasional agar tetap independen, profesional, dan berkualitas di tengah dinamika perkembangan zaman.
“Kita berharap pers kita terus kuat, independen, serta berkualitas. Pers memiliki peran strategis dalam menjaga demokrasi dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa pers memiliki tanggung jawab besar untuk terus berkontribusi dalam memajukan Indonesia, sejalan dengan tema Hari Pers Nasional tahun 2026, yakni Pers Berdaulat, Indonesia Maju.
“Pers diharapkan terus berkontribusi untuk memajukan bangsa sesuai dengan tema tahun ini, Pers Berdaulat Indonesia Maju,” ucap Andi Harun.
Menurutnya, pers yang berdaulat adalah pers yang mampu menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif, menyampaikan informasi yang akurat, serta tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik. Dengan peran tersebut, pers menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.
Anugerah Kebudayaan untuk Samarinda
Dalam kesempatan yang sama, Andi Harun juga mengungkapkan bahwa peringatan Hari Pers Nasional tahun 2026 menjadi momen istimewa bagi Pemerintah Kota Samarinda. Pasalnya, Kota Samarinda menerima kado istimewa berupa anugerah kebudayaan tingkat nasional.
“Pada Hari Pers Nasional tahun 2026 ini, Pemerintah Kota Samarinda, khususnya saya selaku wali kota, mendapat kado yang istimewa berupa penilaian objektif berupa anugerah kebudayaan tingkat nasional,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah semata-mata untuk pemerintah, melainkan merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat Kota Samarinda dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai kebudayaan.
“Anugerah ini kami persembahkan untuk seluruh warga Kota Samarinda,” tegas Andi Harun.
Andi Harun juga menyampaikan terima kasih kepada insan pers yang selama ini turut berperan dalam mengawal pembangunan di Kota Samarinda, termasuk dalam menyuarakan isu-isu kebudayaan dan kearifan lokal.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dapat terus terjaga, sehingga pembangunan di Kota Samarinda dapat berjalan secara transparan, partisipatif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Pers adalah mitra penting pemerintah. Dengan pers yang kuat dan independen, kita optimistis pembangunan daerah dapat berjalan lebih baik dan berkelanjutan,” pungkasnya.
(*)

