DaerahSamarinda
Sedang tren

Komitmen Majukan Budaya, Andi Harun jadi Finalis Anugerah PWI 2026

POJOKNEGERI.COM – Wali Kota Samarinda, Andi Harun masuk dalam tiga besar Anugerah Kebudayaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Tahun 2026.

Andi Harun menjadi salah satu dari 10 kepala daerah terbaik nasional sebagai finalis.

Penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI Pusat merupakan agenda nasional untuk memberikan apresiasi kepada kepala daerah yang konsisten menghadirkan kebijakan, program, serta ekosistem pendukung bagi tumbuh dan berkembangnya kebudayaan lokal.

Penilaian secara objektif oleh dewan juri independen yang terdiri dari unsur pers, akademisi, dan pegiat budaya.

Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat Yusuf Susilo Hartono menyampaikan bahwa penilaian tidak semata didasarkan pada kegiatan seremonial. Melainkan pada keberpihakan kebijakan, kesinambungan program, serta dampak nyata terhadap komunitas dan pelaku budaya di daerah.

Aspek lain yang menjadi perhatian adalah kemampuan kepala daerah dalam menjadikan kebudayaan sebagai bagian integral dari pembangunan daerah.

Kebijakan dan Program Pemkot Samarinda

Masuknya Wali Kota Samarinda dalam tiga besar ini tidak terlepas dari berbagai kebijakan dan program yang selama ini Pemerintah Kota Samarinda jalankan dalam mendukung kebudayaan.

Mulai dari penguatan ruang ekspresi seni dan budaya. Kemudian dukungan terhadap komunitas kreatif dan pelaku budaya lokal. Hingga upaya menjadikan kebudayaan sebagai identitas kota yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Pemkot Samarinda juga secara konsisten mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, seniman, budayawan, dan media massa dalam menjaga keberlanjutan kebudayaan daerah. Pendekatan ini sejalan dengan tema Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026, yakni “Pemajuan Kebudayaan Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan, Berbasis Media dan Pers”.

Yusuf Susilo Hartono menjelaskan tahapan selanjutnya, para finalis akan mengikuti presentasi dan pendalaman program yang akan berlangsung di Jakarta pada 8–9 Januari 2026. Pada sesi ini, masing-masing kepala daerah akan memaparkan secara langsung kebijakan, inovasi, serta praktik baik dalam pemajuan kebudayaan di wilayahnya.

“Dalam presentasi itu nanti, Dewan Juri akan mendalami sesuai topik yang diajukan. Aspek penilaiannya meliputi penguasan materi, gaya dan tehnik presentasi, dan sarana atau peraga pendukung,” tuturnya menekankan.

Memang pada saat presentasi, bupati/walikota boleh membawa rombongan, yang terdiri dari kepala dinas terkait, tokoh masyarakat, dan pengurus PWI Provinsi/Kota/Kabupaten.

“Akan tetapi mereka tidak boleh membantu bicara. Hanya sebagai saksi,” tambahnya.

Adapun puncak Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026 akan dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 yang digelar di Provinsi Banten pada 9 Februari 2026. Pada kesempatan tersebut, PWI Pusat akan mengumumkan penerima penghargaan utama dari masing-masing kategori.

(*)

Back to top button