Jorge Martin Belum Menyatu Sepenuhnya dengan Aprilia, Optimistis Tampil Maksimal di MotoGP Jerman

POJOKNEGERI.com – Jorge Martin datang ke MotoGP Jerman 2026 dengan modal kepercayaan diri yang tinggi.
Pebalap asal Spanyol itu baru saja mengamankan podium ketiga di Assen, hasil yang mengantarkannya ke puncak klasemen sementara MotoGP 2026.
Meski memimpin perburuan gelar juara dunia, Martin mengaku belum sepenuhnya menyatu dengan motor Aprilia RS-GP. Ia menilai proses adaptasi bersama motor barunya masih terus berjalan sehingga masih ada ruang besar untuk meningkatkan performa.
Seri di Sachsenring pun menjadi kesempatan penting bagi Martin untuk melanjutkan perkembangan tersebut. Selain ingin mempertahankan posisinya di puncak klasemen, ia juga bertekad membawa Aprilia semakin kompetitif menjelang paruh kedua musim.
“Kami datang ke Grand Prix ini dalam situasi yang baik. Selain itu, saya juga sangat menyukai Sachsenring,” ujar Martin seperti dilansir Crash.net.
Pebalap berusia 28 tahun itu meyakini kerja keras yang dilakukan Aprilia bersama seluruh kru tim akan membuahkan hasil. Ia percaya performanya bersama RS-GP akan terus meningkat seiring bertambahnya pengalaman mengendarai motor tersebut.
“Kami masih memiliki ruang untuk berkembang, tetapi saya yakin dalam waktu dekat kami bisa mencapai performa 100 persen berkat kerja keras Aprilia dan seluruh tim.”
Sachsenring Jadi Momen Penting Sebelum Jeda Musim
MotoGP Jerman menjadi balapan terakhir sebelum kalender kejuaraan memasuki jeda musim panas. Karena itu, hasil di Sachsenring diperkirakan akan sangat berpengaruh terhadap persaingan gelar juara dunia saat musim memasuki paruh kedua.
Martin menyadari pentingnya momentum tersebut. Ia ingin memanfaatkan akhir pekan di Jerman untuk semakin memahami karakter Aprilia RS-GP sekaligus membangun fondasi yang lebih kuat menghadapi sisa musim.
Menurut Martin, proses adaptasi belum sepenuhnya selesai. Ia masih menemukan sejumlah aspek dari motor yang dapat dimaksimalkan agar mampu tampil lebih konsisten dalam setiap balapan.
“Target utama kami adalah memasuki paruh kedua musim dengan perasaan positif dan keyakinan bahwa kami telah memberikan kemampuan terbaik hingga akhir,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Martin tidak hanya berfokus pada hasil di satu seri, tetapi juga ingin memastikan dirinya dan tim terus berkembang sepanjang musim. Ia berharap setiap balapan dapat menjadi langkah maju dalam menyempurnakan paket performa Aprilia.
Punya Rekam Jejak Positif di Sachsenring
Selain datang sebagai pemimpin klasemen sementara, Martin juga memiliki catatan impresif di Sirkuit Sachsenring. Lintasan tersebut menjadi salah satu trek yang memberinya banyak kenangan manis dalam beberapa musim terakhir.
Pada MotoGP Jerman 2023, Martin tampil dominan bersama Pramac Ducati dengan meraih kemenangan ganda pada akhir pekan balapan. Setahun kemudian, ia kembali menunjukkan kecepatannya di Sachsenring setelah berhasil memenangi sprint race edisi 2024.
Rekam jejak positif itu menjadi modal tambahan bagi Martin untuk kembali tampil kompetitif pada MotoGP Jerman 2026. Meski kini membela Aprilia dan masih beradaptasi dengan RS-GP, ia optimistis dapat memaksimalkan potensi motor dan mempertahankan posisinya di puncak klasemen.
Jika mampu kembali meraih hasil positif di Sachsenring, Martin akan menutup paruh pertama musim dengan kepercayaan diri tinggi. Hasil tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa kerja keras Aprilia dalam mengembangkan RS-GP mulai menunjukkan hasil dan membuat Martin semakin dekat dengan performa terbaiknya.
(*)


