“Misal saya ke Balikpapan, saya tidak perlu lagi menginstal aplikasi pemkot Balikpapan. Cukup pakai satu aplikasi ini saja,” imbuhnya.
Menurut Faisal, sangat tidak efektif apabila pemerintah memiliki banyak aplikasi, yang tentu memerlukan biaya mahal untuk perawatan dan instalasinya, namun fungsinya sama hanya pengaduan.
Guna mempermudah masyarakat menyampaikan pengaduan, dirinya meminta agar aplikasi layanan tersebut terus digaungkan, sehingga masyarakat luas tahu dan dapat segera dimanfaatkan.
"Saya mohon temen-temen instansi terus mensosialisasikan. Karena sebagus apapun aplikasi kita kalau masyarakat tidak tahu dan tidak mengunakan tidak ada artinya. Itu sama aja kayak sampah,” tegasnya.
"Saya mengutip arahan dari bapak Presiden Joko Widodo, pelayanan itu tidak boleh lagi kaku, pelayanan publik harus cepat, inovatif dan berorientasi pada penyelesaian," imbuhnya.
Sebagai informasi, LAPOR telah ditetapkan sebagai Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N), berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 76 Tahun 2013. Serta Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 3 Tahun 2015.
(adv/diskominfokaltim)