Bapenda Kaltim Rampungkan Pengisian Sensus Ekonomi 2026, 462 Pegawai Capai 100 Persen

POJOKNEGERI.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Timur menuntaskan pengisian Sensus Ekonomi Tahun 2026 dengan tingkat partisipasi mencapai 100 persen.
Capaian tersebut berdasarkan data pengisian yang menunjukkan seluruh pegawai Bapenda Kaltim telah menyelesaikan sensus.
Total terdapat 462 pegawai yang tercatat mengikuti pengisian Sensus Ekonomi 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 462 pegawai atau seluruhnya telah menyelesaikan pengisian.
Dengan demikian, tingkat partisipasi Bapenda Kaltim dalam pengisian Sensus Ekonomi 2026 mencapai 100 persen.
Kepala Bapenda Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Dasmiah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan sensus tersebut.
Menurut Dasmiah, capaian tersebut tidak terlepas dari komitmen dan dukungan seluruh jajaran Bapenda Kaltim dalam menyelesaikan pengisian sesuai dengan ketentuan.
Dukung Ketersediaan Data Ekonomi
Partisipasi Bapenda Kaltim dalam Sensus Ekonomi 2026 juga menjadi bagian dari dukungan terhadap penyediaan data yang dapat menggambarkan kondisi ekonomi secara lebih akurat.
Data yang terkumpul melalui pendataan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu bahan dalam mendukung perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan berbasis data.
Ketersediaan data yang akurat dinilai penting bagi pemerintah dalam memahami kondisi ekonomi serta menentukan arah kebijakan pembangunan.
Karena itu, keterlibatan aparatur pemerintah dalam pelaksanaan sensus menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap proses pendataan nasional.
Bapenda Kaltim juga mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung semangat “Satu Data, untuk Indonesia Maju” melalui partisipasi dalam berbagai kegiatan pendataan nasional.
Dengan rampungnya pengisian oleh 462 pegawai, Bapenda Kaltim kini mencatat tingkat partisipasi penuh dalam Sensus Ekonomi 2026.
“Terima kasih kepada seluruh pegawai Bapenda Provinsi Kalimantan Timur atas partisipasi, komitmen, dan dukungannya dalam menyelesaikan pengisian Sensus Ekonomi Tahun 2026,” ujar Dasmiah.
(advbapendakaltim)


