Arbeloa Tegaskan Real Madrid Incar Trofi, Bukan Balas Dendam pada Benfica

POJOKNEGERI.com – Real Madrid akan menghadapi Benfica di babak playoff 16 besar Liga Champions dengan semangat tinggi dan ambisi besar.
Pertandingan leg pertama berlangsung di Estadio da Luz pada 18 Februari 2026 dini hari WIB.
Laga ini menjadi sorotan karena El Real sebelumnya sempat kalah 2-4 di matchday terakhir fase liga, hasil yang membuat mereka gagal lolos langsung ke babak 16 besar.
Sementara itu, Benfica justru berhasil memperpanjang nafas secara dramatis dan kini siap memberi perlawanan sengit.
Meski ada narasi balas dendam, pelatih Alvaro Arbeloa menegaskan bahwa tujuan utama Madrid jauh lebih besar.
“Tidak, tidak, tidak (balas dendam). Kami selalu ingin menang. Tujuan kami bukan hanya untuk menyingkirkan Benfica, tetapi untuk memenangkan Liga Champions,” kata Arbeloa, dikutip dari AS.
Ia menambahkan, “Melewati babak ini bukan tentang balas dendam, tetapi tentang mencapai tujuan kami.” Pernyataan tersebut mencerminkan mentalitas khas Los Blancos yang selalu menatap trofi sebagai target akhir.
Madrid datang dengan modal kepercayaan diri setelah berhasil merebut puncak klasemen La Liga.
Kylian Mbappé dan rekan-rekannya sukses menggusur Barcelona, sebuah pencapaian yang menambah motivasi tim. Arbeloa pun menekankan bahwa kemenangan di Lisbon hanyalah langkah awal menuju ambisi besar mereka.
Dengan skuad bertabur bintang dan tradisi panjang di Liga Champions, Madrid ingin memastikan bahwa perjalanan mereka tidak berhenti di babak playoff.
Benfica tentu tidak bisa diremehkan. Bermain di kandang sendiri, mereka memiliki dukungan penuh dari publik Estadio da Luz dan semangat setelah lolos dengan cara dramatis.
Namun, Madrid punya reputasi sebagai tim yang selalu hidup di kompetisi ini. Duel ini bukan sekadar soal gengsi, melainkan ujian mental dan kualitas. Arbeloa ingin memastikan bahwa timnya fokus pada tujuan akhir: mengangkat trofi Liga Champions musim ini.
Mourinho Berambisi Singkirkan Real Madrid
Sementara itu, Jose Mourinho yang saat ini melatih Benfica mengungkapkan ambisinya untuk menyingkirkan Real Madrid dari Liga Champions
“Saya berharap Arbeloa bisa memenangi La Liga dan lebih banyak lagi dan punya karir yang panjang bersama Real Madrid. Dia adalah orang hebat dan dia pantas mendapatkannya, tetapi saya ingin sekali menyingkirkan Real Madrid,” kata Mourinho dikutip dari Reuters.
Pria yang pernah menjadi entrenador di Madrid itu memahami pertandingan bakal berjalan alot karena ambisi besar raksasa Spanyol yang selalu haus gelar Liga Champions.
“Kalau mengalahkan Real satu kali saja begitu sulit, bayangkan bisa mengalahkan mereka dua atau tiga kali, yang mungkin itu harus kita lakukan. Tim besar yang kalah dan terluka itu berbahaya.”
“Saya paham perasaan itu karena saya mengetahuinya lantaran saya cukup beruntung melatih tim-tim besar sepanjang karier saya. Motivasi Real Madrid bukan sekadar mengalahkan Benfica tetapi untuk memenangkan Liga Champions. Sedangkan kami bertujuan menang dan mengetahui dengan baik apa yang telah kami lakukan untuk memenangkan pertandingan terakhir,” jelas pria yang pernah lekat dengan julukan The Special One itu.
Menjelang laga menghadapi kesebelasan pengumpul 15 gelar Liga Champions itu, Mourinho memberi motivasi kepada pemain-pemain Benfica yang sudah melewati momen genting di Liga Champions.
“Kita tahu pertandingan ini tidak akan sama persis. Kita tahu mereka telah membuat kemajuan signifikan sebagai sebuah tim meski hanya punya sedikit waktu. Yang saya minta dari para pemain adalah bermain dengan rasa senang karena mereka pantas berada di sini,” ucap Mourinho.
“Pemain-pemain saya mengawali Liga Champions dengan empat pertandingan dan nol poin. Mereka baru bisa meraih sembilan poin setelah melawan Juventus, Real Madrid, dan Napoli. Mereka pantas berada di sini. Dan jauh lebih baik berada di sini, di kualifikasi Liga Champions, melawan tim sekaliber Real Madrid dibanding melawan tim yang levelnya lebih rendah,” tukasnya.
(*)
